Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Dangdut Digelar di Depan Masjid, Pejabat Pemkab Ikut Nonton

Senin 19 Mar 2012 01:51 WIB

Red: Didi Purwadi

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN - Masyarakat Pamekasan, Madura, Jawa Timur, memprotes kebijakan pemkab setempat yang memberikan izin pementasan hiburan di depan Masjid Agung As-Syuhada pada Ahad (18/3). Bahkan salah satu warga, Havid, kepada Antara mengaku melihat beberapa pejabat Pemkab Pamekasan ikut datang menonton.

"Semalam itu (konser musik dangdut) kok boleh ya. Malah sejumlah pejabat Pemkab Pamekasan yang hadir itu yang selama ini melarang pementasan musik berbau dangdut," ucap Havid.

Kabupaten Pamekasan merupakan satu-satunya kabupaten di Madura yang telah mencanangkan 'Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami' (Gerbang Salam). Bahkan, berbagai bentuk pementasan musik, seperti musik dangdut, telah dilarang dalam beberapa tahun terakhir ini. Itu termasuk berbagai jenis hiburan tertutup seperti karaoke.

Ahmad Efendi, warga Pamekasan lainnya, juga memprotesi pementasan konser musik di depan masjid.

"Tidak seharusnya pementasan hiburan ditempatkan di depan masjid. Apalagi, pementasan musik yang penyanyinya tidak menutup aurat," kata Ahmad Efendi. "Sekarang kok pementasan hiburan diperbolehkan pentas di depan Masjid As-Syuhada.''

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile