Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

4 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

KPK Geledah Kantor Bupati Buru Selatan di Maluku

Kamis 20 Jan 2022 08:16 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Ratna Puspita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di Kabupaten Buru Selatan, Maluku. (Foto: Jubir KPK Ali Fikri)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di Kabupaten Buru Selatan, Maluku. (Foto: Jubir KPK Ali Fikri)

Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
KPK mengamankan bukti dokumen berkenaan dengan aliran dana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di Kabupaten Buru Selatan, Maluku. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan adalah kantor Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulisa.

Dalam penggeledahan itu, KPK mengamankan bukti dokumen berkenaan dengan aliran dana yang diterima oleh pihak-pihak tertentu. Penggeledahan dilakukan terkait dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Buru Selatan tahun 2011 hingga 2016

Baca Juga

"Tim penyidik menemukan dan mengamankan berbagai bukti diantara dokumen beberapa proyek pekerjaan, bukti dokumen lain mengenai dugaan aliran dana yang diterima oleh pihak-pihak yang terkait dengan perkara," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis (20/1).

Selain kantor bupati, lokasi lain yang digeledah tim penyidik KPK adalah Kantor BPKAD, dan rumah kediaman dari pihak yang terkait dengan perkara. Penggeledahan dilakukan para Rabu (19/1) lalu.

Ali mengatakan, seluruh bukti tersebut telah diamankan tim penyidik lembaga antirasuah. Dia melanjutkan, tim penyidik lembaga antirasuah itu sedang meminta izin penyitaan dari Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

"Seluruh bukti ini, akan disita dan didalami lebih lebih lanjut dengan mengkonfirmasi ke saksi-saksi yang segera akan dipanggil oleh tim penyidik," katanya.

KPK memang mengaku tengah membuka penyelidikan baru terkait dugaan korupsi di Kabupaten Buru Selatan. Kendati demikian, KPK belum memberikan rincian kronologis perkara serta para pihak yang dijadikan tersangka dalam kasus ini.

KPK mengaku sedang mengumpulkan bukti-bukti guna menguatkan adanya dugaan perbuatan melanggar hukum tersebut. Lembaga antikorupsi itu juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk memberikan keterangan dari para pihak yang diyakini terlibat dalam kasus dimaksud.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile