Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

BNPB: Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Kamis 17 Feb 2022 06:12 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati, Antara/ Red: Ratna Puspita

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia sepekan ke depan, yaitu 17-23 Februari 2022. (Foto: ilustrasi(

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia sepekan ke depan, yaitu 17-23 Februari 2022. (Foto: ilustrasi(

Foto: Flickr
Ada potensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia sepekan ke depan, yaitu 17-23 Februari 2022. BNPB menerima analisis dinamika atmosfer terkini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dalam periode sepekan ke depan di beberapa wilayah Indonesia.

 

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Abdul Muhari mengatakan, ada potensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang serta gelombang tinggi. "Menyikapi potensi cuaca ekstrem, beberapa wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, kemudian Jawa Timur," katanya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga

Selain itu, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua

Sementara itu, dia menyebutkan, potensi gelombang tinggi antara 2,5 – 4 meter, wilayah yang berpotensi teridentifikasi di bagian barat, antara lain wilayah Laut Natuna Utara, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan Enggano – Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra. Kemudian di bagian tengah teridentifikasi di Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat. Sementara di bagian timur, dia melanjutkan, meliputi perairan utara Kepulauan Sangihe, perairan utara Kepulauan Talaud, Laut Maluku bagian utara, perairan utara Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat dan Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.  

Anies ingatkan warga DKI

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh BPBD DKI Jakarta (@bpbddkijakarta)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga sudah menerima analisis BMKG. Untuk itu, ia mengingatkan warga Jakarta untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yakni curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang dan petir yang diperkirakan terjadi pada 17-23 Februari 2022.

Anies membagikan peringatan cuaca ekstrem tersebut melalui cerita di akun Instagram @aniesbaswedan yang dipantau di Jakarta, Kamis. Selain hujan sedang hingga tinggi disertai petir dan angin kencang, juga perlu diwaspadai potensi gelombang tinggi. 

Anies dalam informasi tersebut juga meminta warga apabila dalam kondisi darurat dapat menghubungi nomor telepon 112. Informasi banjir terkini dapat dipantau melalui situs https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile