Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

AS Siapkan Sanksi Baru untuk Rusia

Selasa 16 Dec 2014 10:34 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Winda Destiana Putri

Bendera Amerika Serikat

Bendera Amerika Serikat

Foto: anbsoft.com

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Partai Republik dan Demokrat sepakat menekan Presiden Barack Obama untuk menandatangani sanksi baru untuk Rusia, Senin (15/12).

 

Sanksi dibuat karena Rusia dianggap menyediakan senjata dan membantu separatis di Ukraina.

Legislasi berisi sanksi tersebut lolos di Kongres pada Sabtu. Namun White House mengatakan Obama mempertimbangkannya untuk jadi aturan hukum. Pemerintah melalui presiden akan mengevaluasi legislasi tersebut.

Sanksi yang diajukan menargetkan energi Rusia dan industri pertahanan. Anggota parlemen John Boehner mengatakan itu adalah komitmen keras karena perlakukan Rusia pada rakyat Ukraina. Ia mendesak Obama menandatanganinya segera.

Menurut Senator Bob Menendez, ketua dari komite hubungan luar negeri mengatakan anggota parlemen solider terhadap pemerintah Ukraina dan melawan agresi Vladimir Putin.

Legislasi tersebut akan menerapkan pinalti pada penyedia senjata negara Rusia Rosoboronexport dan perusahaan pertahanan Rusia lain yang terkait dengan Ukraina, Moldova, Georgia dan Suriah. Sanksi akan diperpanjang untuk mereka yang berada di perusahaan.

Legislasi tersebut akan memungkinkan Presiden menyediakan bantuan untuk Ukraina, termasuk penyediaan senjata anti tank, radar artileri hingga pesawat pengintai.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile