REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir menegaskan Indonesia memiliki pengaruh yang luar biasa dalam penanganan terorisme internasional.
Terkait hal tersebut, Kemenlu akan terus meningkatkan dialog dan toleransi global untuk mengatasi terorisme internasional.
"Indonesia siap dan berkomitmen menjadi bagian upaya global memerangi terorisme dan ekstremisme," ujarnya dalam sidang Komite VI di Sidang Majelis Umum PBB, Rabu (13/10).
Perlu diketahui, selama Sidang Majelis Umum, isu tekait menguatnya kelompok militan, ancaman radikalisme dan ekstremisme menjadi topik utama pertemuan pemimpin dunia pekan ini.
Saat ini, ancaman kuat kelompok radikalis dan ekstremis, juga teroris, telah menjadi agenda utama sidang tahunan PBB. Presiden AS Barack Obama mengatakan dengan lebih dari 100 negara diundang, dirinya membahas ancaman ISIS, juga ancaman teroris asing dan kekerasan kelompok kiri.