Ahad 14 Feb 2016 14:07 WIB

Waspada! Penebar Paku Masih Berkeliaran di Jakarta

Rep: c21/ Red: Maman Sudiaman
Anggota komunitas Sapu Bersih (Saber) bersama polisi melakukan operasi pembersihan ranjau paku di Jalan Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat, Jumat (6/11).  (Antara/Sigid Kurniawan)
Anggota komunitas Sapu Bersih (Saber) bersama polisi melakukan operasi pembersihan ranjau paku di Jalan Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat, Jumat (6/11). (Antara/Sigid Kurniawan)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penebar paku masih berkeliaran di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota Jakarta. Tak hanya mmebuat jengkel pengendara laantaran ban bisa kempes, aksi penebar paku juga membahayakan keamanan dan keselamatan lalu lintas.

"Modus yang digunakan dengan cara paku dibungkus atau dimasukan dalam bungkus korek api dilempar di jalan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat," jelas Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, Ahad (12/2).

Budiyanto mengatakan, praktik penebaran ranjau paku di jalan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab telah berjalan relatif lama. Sehingga perlu adanya sinergitas masyarakat dan aparat untuk menangkap pelakunya untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kasus serupa pernah terjadi di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, pada tanggal 7 Februari 2012. Pada saat itu kepolisian berhasil memproses pelaku berinisial A sampai ke pengadilan.  

Aksi menebar ranjau paku, merupakan tindak pidana kejahatan yang dapat menimbulkan bahaya dan keamanan. Para pelaku dapat dijerat dengan Pasal 192 ayat (1) dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun, karena perbuatan itu membahayakan keamanan lalu lintas.

Hal tersebut juga mengganggu ketertibam umum ,seperti yang diatur di dalam Peraturan Daerah (Perda) No 8 tahun 2007 tentang Ketertiban umum.

 

 

 

 

 

c21

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement