Senin 11 Apr 2016 15:21 WIB

Sunny: Aguan Bertemu Ahok Sebulan Sekali

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Angga Indrawan
Staf khusus Gubernur DKI Jakarta, Sunny Tanuwidjaja menjawab pertanyaan wartawan di Balai Kota Jakarta, Senin (11/4). (Republika/ Yasin Habibi)
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Staf khusus Gubernur DKI Jakarta, Sunny Tanuwidjaja menjawab pertanyaan wartawan di Balai Kota Jakarta, Senin (11/4). (Republika/ Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Staf ahli Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sunny Tanuwidjaya, menyatakan, pertemuan orang nomor satu di DKI itu dengan pemilik Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma, berlangsung satu kali setiap bulan.

Sugianto Kusuma alias Aguan saat ini sudah tercatat sebagai saksi atas kasus suap raperda reklamasi. Pria itu, kata Sunny, sering bertemu Ahok.

"Kalau dengan Pak Aguan, mungkin sebulan sekalilah. Kurang lebih seperti itu. Yang lain juga begitu, ketemunya sebulan sekali kok. Rata-rata sama, enggak berbeda jauh," katanya kepada wartawan, di Balai Kota, Jakarta, Senin (11/4).

Sunny mengonfirmasi dirinya memang kenal secara langsung dengan Aguan. Namun, ia merasa perkenalannya dengan Aguan sama seperti hubungannya dengan pengusaha-pengusaha lain.

"Seperti dengan pengusaha-pengusaha lainnya aja, kan kenal. Sama semua (pengusaha) juga dekat, sama semua juga baik kok. Enggak ada bedanya," ujarnya.

Ia menampik jika disebut sebagai penghubung antara Ahok dengan Aguan. Sebab, ia merasa Ahok bukanlah orang yang bisa diatur olehnya. Ia pun menceritakan pernah bersitegang dengan Ahok.

"Misalkan saat dia masih jadi wakil gubernur, saya nih sebenarnya pro UMP jangan dinaikin, Pak Gubernur (Ahok) bilang harus naik 40 persen, waktu itu pertama kali. Saya debat sama dia, eh, digebrak meja saya sama dia. Kapok saya debat-debat sama dia," kenangnya. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
۞ وَلَقَدْ اَخَذَ اللّٰهُ مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَۚ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيْبًاۗ وَقَالَ اللّٰهُ اِنِّيْ مَعَكُمْ ۗ لَىِٕنْ اَقَمْتُمُ الصَّلٰوةَ وَاٰتَيْتُمُ الزَّكٰوةَ وَاٰمَنْتُمْ بِرُسُلِيْ وَعَزَّرْتُمُوْهُمْ وَاَقْرَضْتُمُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا لَّاُكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَلَاُدْخِلَنَّكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۚ فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاۤءَ السَّبِيْلِ
Dan sungguh, Allah telah mengambil perjanjian dari Bani Israil dan Kami telah mengangkat dua belas orang pemimpin di antara mereka. Dan Allah berfirman, “Aku bersamamu.” Sungguh, jika kamu melaksanakan salat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, pasti akan Aku hapus kesalahan-kesalahanmu, dan pasti akan Aku masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tetapi barangsiapa kafir di antaramu setelah itu, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.”

(QS. Al-Ma'idah ayat 12)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement