Kamis 19 May 2016 06:47 WIB

Jelang Ramadhan, Masjidil Haram Dijaga 180 Ribu Aparat

Rep: C25/ Red: Achmad Syalaby
Suasana Kabah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi
Foto: ROL/Sadly Rachman
Suasana Kabah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Lembaga penegak hukum Arab Saudi tengah mempersiapkan kondisi siaga  di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Hal itu dilakukan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1437 H.

Makkah tidak lama lagi akan menjadi tuan rumah dari pertemuan manusia terbesar yang ada di muka bumi. Pihak kepolisian telah mempersiapkan sejumlah rencana untuk mengelola banyaknya orang di dalam dan luar Masjidil Haram.

Masjidil Haram akan dijaga sekitar 180 ribu anggota pasukan keamanan, yang terbagi dalam sejumlah bagian. Ada petugas umrah dan haji, petugas Masjidil Haram, petugas Makkah dan keamanan Presidensi Dua Masjid Suci (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi).

Petugas akan menggunakan sistem teknis layar komputer, yang ditempatkan di pintu masuk dan rute yang mengarah ke Masjidil Haram. Lebih dari 750 kamera akan disiapkan, demi pemantauan pergerakan di pintu dan jalur internal.

Kepala Kepolisia Masjidil Haram, Mayjen Mohammad in Wasal Al-Ahmadi menjelaskan, jumlah petugas akan ditingkatkan di pintu masuk. Ia berpendapat, langkah itu dilakukan demi menghentikan kepadatan orang yang berada di dekat Ka'bah.

"Kami telah meningkatkan kewaspadaan di semua lokasi utama, demi menjaga keselamatan jemaah," kata Al-Ahmadi, seperti dilansir Arab News, Kamis (19/5).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement