Selasa 27 Nov 2018 19:45 WIB

KPU Masih Khawatir Tindak Lanjuti Putusan Soal OSO

KPU mengantisipasi jika ada sengketa di kemudian hari.

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Muhammad Hafil
Osman Sapta Odang
Osman Sapta Odang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan pihaknya masih khawatir untuk menindaklanjuti putusan soal syarat pencalonan anggota DPD. KPU kembali menunda untuk menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung (MA) dan PTUN.

"Masih ada kekhawatiran jangan-jangan nanti kalau diputuskan begini, dampaknya akan begini. Bisa kalah (kalau diperkarakan)," ujar Arief kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/11).

Selain itu, di antara komisioner KPU masih belum ada kebulatan pendapat soal opsi apa yang akan diambil untuk menindaklanjuti putusan soal pencalonan Oesman Sapta Odang itu. "Karena ya tadi, masih ada beberapa catatan. Kami antisipasi jika ada sengketa nantinya. Maka harus bulat dan kuat dasar hukumnya, untuk tidak mungkin digugurkan atau dikalahkan," tegasnya.

Sebelumnya, Arief menyatakan hingga saat ini KPU belum memutuskan tindak lanjut putusan Mahkamah Agung (MA) dan PTUN soal pencalonan anggota DPD.

Padahal, pada Senin, KPU telah menegaskan jika sudah ada satu opsi untuk menindaklanjuti putusan-putusan ini. Opsi tersebut yakni ingin menindaklanjuti putusan-putusan lembaga peradilan dalam satu naskah. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement