REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim sudah mendeteksi keberadaan Caleg PDIP Harun Masiku. Saat ini, tim KPK sedang menelusuri keberadaan buronan yang juga merupakan tersangka suap pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPR RI 2019-2024.
"Ada titik-titik yang perlu kami datangi," kata Plt Jubir KPK Bidang Penindalan , Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (19/2) malam.
Sayangnya, Ali menutupi lokasi atau tempat terdeteksinya atau diduga sebagai lokasi persembunyian Harun. Menurut Ali, hal tersebut merupakan bagian dari strategi penyidik yang tidak dapat disampaikan.
"Sekarang teman-teman sedang berusaha mencari sampai hari ini. Dibantu pihak kepolisian. Saya yakin dan KPK berkomitmen menemukan tersangka karena itu kami berkepentingan menyelesaikan berkas perkara agar bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor. Pun kalau tidak ditemukan, itu akan jadi tanggung jawab karena untuk menyelesaikan berkas perkara dan disidangkan, ya harus ditemukan," jelasnya.
Ali menambahkan, salah satu kendala dalam menangkap Harun lantaran diduga sang buronan itu tak menggunakan ponsel selama persembunyian. "Jika seseorang menggunakan telepon selular itu sangat mudah sekali (dilacak), atau menggunakan media sosial, mudah sekali, faktanya kan tidak seperti itu," kata Ali.