Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kasus Covid-19 di Jalur Gaza Melonjak

Rabu 31 Mar 2021 23:13 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Kasus Covid-19 di Jalur Gaza Melonjak. Seorang paramedis Palestina melakukan tes usap hidung untuk menguji virus corona, di sebuah masjid di Kota Gaza. Otoritas Palestina mengatakan Rabu, 17 Februari 2021, bahwa mereka mengirim pengiriman pertama vaksin virus corona ke Jalur Gaza yang diperintah Hamas, dua hari setelah menuduh Israel mencegahnya mengirimkan dosis di tengah keberatan dari beberapa anggota parlemen Israel.

Kasus Covid-19 di Jalur Gaza Melonjak. Seorang paramedis Palestina melakukan tes usap hidung untuk menguji virus corona, di sebuah masjid di Kota Gaza. Otoritas Palestina mengatakan Rabu, 17 Februari 2021, bahwa mereka mengirim pengiriman pertama vaksin virus corona ke Jalur Gaza yang diperintah Hamas, dua hari setelah menuduh Israel mencegahnya mengirimkan dosis di tengah keberatan dari beberapa anggota parlemen Israel.

Foto: AP / Khalil Hamra
Kementerian kesehatan mengkonfirmasi ada 1.061 kasus positif baru.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Kasus virus corona di jalur Gaza mengalami lonjakan signifikan. Pada Rabu (31/3), kementerian kesehatan mengkonfirmasi ada 1.061 kasus positif baru.

"Infeksi virus corona harian pada Rabu sebanyak 1.061 kasus positif dari 3.651 tes yang dilakukan dalam 24 jam terakhir," kata Kementerian Kesehatan, dilansir dari Anadolu Agency, Kamis (1/4).

Baca Juga

Wilayah yang berada di bawah blokade Israel ini sejak pandemi telah melaporkan lebih dari 65 ribu kasus infeksi, termasuk 611 kematian terkait Covid-19. Sementara itu, otoritas kesehatan Palestina mencatat 13 kematian baru dan 2.288 infeksi Covid-19.

Total kasus postif di Palestina mencapai  270.878 dengan 2.881 kematian. Sedangkan jumlah pasien yang masih dalam penanganan kritis mencapai 209 dan pasien pulih 242.968 orang.

Wilayah Palestina, termasuk Tepi Barat dan Yerusalem Timur, telah diduduki Israel sejak 1967. Pendudukan tersebut dianggap ilegal menurut hukum internasional.

 

https://www.aa.com.tr/en/latest-on-coronavirus-outbreak/gaza-strip-sees-alarming-spike-in-coronavirus-cases/2194406

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile