Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

 

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Update Kasus Omicron Indonesia: 2.980 Kasus per Senin

Senin 31 Jan 2022 12:51 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Reiny Dwinanda

Ilustrasi Covid-19. Per Senin (31/1/2022), Indonesia mencatat total 2.980 kasus Covid-19 terkait infeksi SARS-CoV-2 varian omicron. Kasus disumbang transmisi lokal dan pelaku perjalanan luar negeri.

Ilustrasi Covid-19. Per Senin (31/1/2022), Indonesia mencatat total 2.980 kasus Covid-19 terkait infeksi SARS-CoV-2 varian omicron. Kasus disumbang transmisi lokal dan pelaku perjalanan luar negeri.

Foto: Pixabay
Kasus omicron Indonesia dari Desember 2021 hingga Senin tercatat 2.980.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan RI mengumumkan jumlah kasus positif Covid-19 varian omicron di Indonesia hingga Senin (31/1/2022) mencapai total 2.980 pasien. Penambahan kasus itu dipicu transmisi lokal maupun importasi kasus.

 

"Total kasus omicron sejak Desember 2021 sampai hari ini berjumlah 2.980 kasus, terdiri atas pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) 1.601 kasus dan non-PPLN 1.039 kasus," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (31/1/2022).

Baca Juga

Nadia mengatakan sebanyak, 340 kasus di antaranya masih dalam penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui riwayat penularan kepada pasien. Nadia mengatakan, angka kasus omicron yang dihimpun dari 12 laboratorium genom sekuensing serta melalui proses tes PCR menggunakan metode S-Gene Target Failure (SGTF).

photo
Beda gejala infeksi varian omicron dan delta. - (Republika)

Meski gejala yang ditimbulkan omicron umumnya bersifat ringan atau serupa influenza musiman, tapi masyarakat diimbau untuk proaktif melakukan tes Covid-19 di fasilitas kesehatan terdekat. Alasannya, omicron juga dapat memicu kematian jika penanganannya terlambat.

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah kasus kematian akibat omicron hingga saat ini berjumlah lima jiwa. Sekitar 60 persen pasien meninggal belum memperoleh vaksin Covid-19 dosis lengkap, sebanyak 63 persen lainnya mengalami gejala sedang dan berat yang membutuhkan asupan oksigen.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile