Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Polri Kerahkan 600 Personel Amankan Demo di Kedubes India

Jumat 17 Jun 2022 07:18 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Pengunjuk rasa mengikuti aksi di depan Kedubes India, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020).

Pengunjuk rasa mengikuti aksi di depan Kedubes India, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Massa gelar aksi imbas politikus BJP India, Nupur Sharma menghina Nabi Muhammad SAW.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polsek Metro Setiabudi mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan aksi demo organisasi keagamaan di Kedutaan Besar (Kedubes) India, tepatnya di sekitar kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. "Ada 600 personel disiapkan, ada Barakuda satu, kendaraan taktis ada," kata Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Agung Permana di Jakarta, Jumat (17/6/2022).

 

Menurut Agung, sekitar 600 personel tersebut gabungan dari Polsek Setiabudi, Polres Metro Jakarta Selatan, dan Polda Metro Jaya, yang sudah bersiaga di depan Gama Tower. Selain itu, kepolisian juga menyiapkan sejumlah kendaraan pengendali massa, seperti kendaraan taktis hingga mobil water cannon sejak sebelum sholat Jumat pada pukul 11.30 WIB.

Agung menyatakan, tidak ada pengalihan arus karena jalur cepat masih bisa digunakan dan jalur lambat dari Jalan Epicentrum ke Hotel Luwangsa yang ditutup. "Tidak ada, tetap jalur cepat bisa digunakan nanti. Paling ditutup cuma jalur lambat, karena mengingat massa nanti di jalan raya di jalur lambat yang dipakaimereka fasum dan jalur lambat," tuturnya.

Selain itu, Agung memberikan himbauan agar unjuk rasa ini berjalan tertib dan sesuai prosedur yang dibatasi sampai pukul 18.00 WIB. Aksi demonstrasi dari organisasi keagamaan, seperti PA 212  menuntut politikus BJP India, Nupur Sharma yang menghina Nabi Muhammad SAW yang sempat ramai beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile