Kamis 02 Jun 2011 16:42 WIB

Suhardi Selamat, Setelah Lebih dari Enam Jam 'Diapungkan' Gabus

Batam. Ilustrasi
Foto: .
Batam. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM - Sebanyak 17 dari 24 tenaga kerja Indonesia korban kapal kayu yang tenggelam saat membawanya dari Johor, Malaysia ke Tanah Air tiba di Batam, Kamis.

Korban yang selamat ditemukan terapung-apung bersama barang bawaan mereka dan kayu kapal. Korban diselamatkan Polisi Maritim Malaysia yang sedang berjaga-jaga sekitar pukul 11.00 waktu Malaysia. Kapal diketahui tenggelam dini hari.

Seorang korban Suhardi mengatakan, mengapung bersama gabus yang kebetulan berada di sekitar tempatnya berenang. Ia mengatakan, kapal kayu tanpa nama itu tidak memiliki perlengkapan penyelamatan seperti pelampung, sehingga korbannya sulit menyelamatkan diri.

Suhardi yang mengaku sudah empat tahun bekerja di Malaysia terpaksa pulang ke Tanah Air karena tidak memiliki kelengkapan dokumen. "Saya TKI gelap," kata Suhardi.

Suhardi bersama 16 TKI lainnya dibawa ke penampungan Dinas Sosial Kota Batam untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah masing-masing.

Sebuah kapal kayu pembawa tenaga kerja Indonesia tenggelam di Perairan Johor Timur, Malaysia, Rabu (1/6) saat hendak berlayar dari negeri jiran ke Batam.

Kapal kayu yang tenggelam Rabu sekitar pukul 03.30 WIB dipastikan ilegal karena berlayar tidak melalui pelabuhan resmi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement