Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

15 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Menteri ATR/BPN Ingatkan Jajarannya tak Terlibat Mafia Tanah

Senin 18 Jul 2022 08:14 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Agus raharjo

Menteri Agraria Tata Ruang / Kepala Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto (dua kanan) bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (dua kiri) memberikan keterangan saat rilis kasus mafia tanah di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/7/2022).  Dalam rilis kasus mafia tanah tersebut pihak kepolisian berhasil menangkap 30 tersangka dan 25 di antaranya telah ditahan.Prayogi/Republika

Menteri Agraria Tata Ruang / Kepala Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto (dua kanan) bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (dua kiri) memberikan keterangan saat rilis kasus mafia tanah di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/7/2022). Dalam rilis kasus mafia tanah tersebut pihak kepolisian berhasil menangkap 30 tersangka dan 25 di antaranya telah ditahan.Prayogi/Republika

Foto: Prayogi/Republika.
Hadi mengancam bakal memecat pegawai BPN terlibat mafia tanah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto mengakui jika mafia tanah ada di mana-mana. Karena itu, Hadi memperingatkan agar jajarannya tidak bermain-main dalam memberikan pelayanan, khusus terkait pengurusan sertifikat tanah.

"Mafia tanah ada di mana mana untuk itu saya perintahkan seluruh jajaran Kakanta (Kepala Kantor Pertanahan BPN), Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) untuk tidak main-main dalam mengemban amanah oleh negara kepada kita," tegas mantan Panglima TNI itu, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022).

Baca Juga

Karena itu, Hadi juga berharap agar jajarannya tidak lagi ada yang 'masuk angin' dan tetap semangat memberikan pelayanan serta tidak ragu dan takut menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan. Ia menegaskan jangan ada lagi masyarakat yang memiliki tanah yang sah secara tiba-tiba digusur.

"Kita tidak ingin mendengar ada rakyat yang miliki tanah sah tiba-tiba satu saat datang bulldozer harus digusur. Apabila ini perbuatan mafia tanah maka komitmen kami, kementerian, Polri, badan peradilan termasuk Pemda akan bersinergi menyelesaikan masalah ini," terang Hadi.

Maka dengan demikian, Hadi menegaskan akan menindak tegas jajarannya jika kasus mafia tanah. Bahkan ia tak segan-segan akan memecat pejabat dilingkup Kementerian dan juga BPN wilayah jika terbukti terjadi pelanggaran.

"Apabila terjadi pelanggaran saya tidak akan segan segan mencopot, proses hukum dan pecat," Hadi menegaskan.

Namun Hadi juga menyatakan, bahwa dirinya akan melindungi dan membela jajaranya apabila telah melakukan sesuatu sesuai dengan ketentuan. Ia berharap jajarannya tidak lagi ada yang 'masuk angin' dan tetap semangat memberikan pelayanan serta tidak ragu dan takut menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile