Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

 

9 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Keanu Reeves Sampai Dijuluki Vampir Karena Tampak tak Menua, Seperti Apa Gaya Hidupnya?

Ahad 07 Aug 2022 07:39 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda

Aktor Keanu Reeves. Terkenal sebagai bintang Speed, Reeves dijuluki vampir oleh penggemar. Dia dianggap tak menua seperti orang seusianya.

Aktor Keanu Reeves. Terkenal sebagai bintang Speed, Reeves dijuluki vampir oleh penggemar. Dia dianggap tak menua seperti orang seusianya.

Foto: EPA
Keanu Reeves dijuluki vampir oleh penggemar lantaran tak tampak menua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Keanu Reeves telah menandatangani dokumen resmi untuk membintangi adaptasi dari buku terlaris Erik Larson, Devil in the White City. Proyek yang akan tayang di Hulu ini akan menjadi serial TV besar pertama bagi pria berusia 57 tahun itu.

 

Selama beberapa dekade, penggemar memperhatikan bahwa Reeves tampaknya seolah tidak menua. Orang-orang telah menjuluki aktor John Wick itu sebagai "vampir abadi".

Baca Juga

Reeves harus tetap bugar secara fisik untuk melakukan aksi di film-filmnya, seperti Point Break. Aktor Kanada ini menggambarkan pelatihannya untuk memenuhi tuntutan peran sebagai hal yang "mengubah hidup".

Reeves merupakan asuhan Denise Snyder, "guru" kebugaran pribadinya selama lebih dari 25 tahun. Tetap bugar secara fisik jelas merupakan salah satu komponen kunci dari antipenuaan yang baik.

photo
Aktor Kanada Keanu Reeves mendiskusikan filmnya, The Private Lives of Pippa Lee, dalam konferensi persdi Toronto International Film Festival, Toronto, Kanada, pada 15 September 2009. Reeves dijuluki vampir karena dinilai tak kunjung terlihat tua seiring waktu. - (EPA/WARREN TODA)

Dengan menjadi aktif secara fisik, Anda dapat mengurangi risiko penyakit yang membatasi hidup, seperti kanker usus dan penyakit jantung koroner. Dewan Nasional untuk Penuaan (NCOA) mengatakan bahwa bergerak lebih banyak dapat membantu mencegah keropos tulang.

Penelitian dari University of Wisconsin, Amerika berteori bahwa olahraga ringan juga terkait dengan kekebalan yang lebih baik. Selain itu, American Academy of Dermatology Association (AAD) mencatat bahwa olahraga dapat membantu menjaga berat badan dan mempercantik kulit.

Menjadi bugar secara fisik dikaitkan dengan penurunan risiko atau keparahan jerawat, eksim, dan psoriasis. Ini karena olahraga dapat membantu mengurangi perasaan stres dan meningkatkan kualitas tidur, di mana keduanya dapat memicu munculnya kulit yang meradang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile