Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

16 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Gerindra: Bicara Pilpres 2024

Rabu 28 Sep 2022 06:25 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan)

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan)

Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Gerindra masih memilih nama-nama terbaik untuk menjadi cawapres dari Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa partainya masih menyeleksi nama-nama potensial yang cocok menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo Subianto. Saat ini, sosok yang paling potensial untuk mengisi posisi tersebut adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar.

"Yang paling potensial Muhaimin Iskandar, karena Pak Muhaimin adalah ketua umum PKB yang sekarang ini menjadi partai koalisi Gerindra dan PKB. Sehingga Pak Muhaimin adalah cawapres yang paling potensial dipertimbangkan," ujar Muzani di Gedung Nusantara III,  Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Baca Juga

"Itu juga permintaan para ulama, para kyai kemarin kita jumpai di Tegalrejo di Magelang," sambungnya.

Kendati demikian, Partai Gerindra masih terus melakukan pemilihan nama-nama terbaik untuk menjadi cawapres dari Prabowo. Sebab, Gerindra ingin sosok tersebut adalah orang yang mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Karena itu kita juga memohon dan meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk sabar karena pilpres masih beberapa waktu lagi sehingga penetapan cawapres Pak Prabowo masih memerlukan waktu dan kesabaran," ujar Muzani.

Kerja sama Partai Gerindra dan PKB dilatarbelakangi keinginan untuk menyatukan dua kekuatan besar di Indonesia, yakni nasionalis dan religius. Untuk menghindari polarisasi masyarakat pada Pemilu 2024 dan dapat membuka koalisi dengan partai politik lain atas persetujuan kedua belah pihak.

Terkait penentuan calon presiden (capres) dan cawapres, Partai Gerindra dan PKB berpegang pada poin keempat Piagam Deklarasi. Poin tersebut menjelaskan bahwa terkait capres dan cawapres ditentukan oleh Prabowo dan Muhaimin.

Sebelumnya, Muhaimin mengatakan bahwa konfigurasi pasangan capres dan cawapres dengan koalisinya, Partai Gerindra masih terbuka. Namun, ia berseloroh, jika Prabowo Subianto ingin menang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 maka harus berpasangan dengannya.

"Ya kalau mau menang, ya sama saya gitu kan," ujar Muhaimin di Senayan Park, Jakarta, Rabu (7/9/2022). 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile