Ahad 28 May 2023 15:25 WIB

Dunia Sastra Gempar, Seri Buku Anak Peter Rabbit Dituding Tiru Cerita Rakyat Afrika

Peter Rabbit secara mencurigakan mirip dengan Brer Rabbit.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Edisi pertama The Tale of Peter Rabbit dipamerkan di balai lelang Dreweatts Bloomsbury, London, Inggris, 27 Juli 2016. Buku cerita anak terbitan 1901 itu ditulis dan diilustrasikan oleh sastrawan Inggris, Beatrix Potter.
Foto: EPA/ANDY RAIN
Edisi pertama The Tale of Peter Rabbit dipamerkan di balai lelang Dreweatts Bloomsbury, London, Inggris, 27 Juli 2016. Buku cerita anak terbitan 1901 itu ditulis dan diilustrasikan oleh sastrawan Inggris, Beatrix Potter.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seri buku anak Peter Rabbit yang merupakan karya mendiang penulis Inggris, Beatrix Potter, dituding meniru cerita rakyat dari Afrika. Hal itu disampaikan seorang dosen di Leeds Beckett University di Inggris, Emily Zobel Marshall.

Dikutip dari laman Fox News, Ahad (28/5/2023), Marshall mengatakan, Peter Rabbit secara mencurigakan mirip dengan Brer Rabbit, karakter dari cerita rakyat Afrika prakolonial. Pernyataan Marshall yang merupakan ahli dalam teori postkolonial membuat kegemparan di dunia sastra karena seri buku anak Peter Rabbit amat populer dan digemari.

Baca Juga

"Kisah ini berutang budi pada cerita Brer Rabbit, yang diceritakan oleh orang Afrika yang diperbudak dan bekerja di perkebunan Amerika, yang perlu diakui sepenuhnya," tulis Marshall dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada 19 Mei 2023.

Dalam cerita rakyat, karakter Brer Rabbit dikisahkan sebagai penipu licik yang mengecoh musuh hewannya yang sering kali lebih kuat. Brer selalu menggunakan otak dan bukan mengandalkan otot. Sementara, Peter Rabbit terkenal sering bersikap nakal dan punya banyak rencana cerdik.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement