Selasa 04 Mar 2025 19:20 WIB

Perahu Karet Tim Evakuasi Relawan Terbalik, Bocah 2 Tahun Hanyut Terseret Kali Ciliwung

Derasnya arus membuat perahu karet tim evakuasi di Tebet, Jaksel terbalik.

Kendaraan melintasi jalan yang tergenang banjir di Jalan raya Kalibata, Jakarta, Selasa (4/3/2025).  Banjir dari luapan Kali Ciliwung tersebut mulai menggenangi ruas jalan utama menuju dari Kalibata menuju Cililitan yang menyebabkan kondisi lalu lintas macet. Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta mencatat, sebanyak 59 RT di kawasan Rawajati dan Cililitan terendam banjir dengan ketinggian mulai dari 30-300 centimeter yang disebabkan oleh meluapnya kali Ciliwung.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Kendaraan melintasi jalan yang tergenang banjir di Jalan raya Kalibata, Jakarta, Selasa (4/3/2025). Banjir dari luapan Kali Ciliwung tersebut mulai menggenangi ruas jalan utama menuju dari Kalibata menuju Cililitan yang menyebabkan kondisi lalu lintas macet. Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta mencatat, sebanyak 59 RT di kawasan Rawajati dan Cililitan terendam banjir dengan ketinggian mulai dari 30-300 centimeter yang disebabkan oleh meluapnya kali Ciliwung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang anak laki-laki berinisial A (2) terseret arus kali Ciliwung saat proses evakuasi banjir di Jalan J, Gang Perintis RT 010/RW 010, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Anak itu terseret setelah perahu karet relawan terbalik. 

"Kami mendapatkan laporan dari warga adanya seorang anak laki-laki yang hanyut di Kali Ciliwung saat sedang dilakukan evakuasi oleh tim relawan," kata Kapolsek Tebet Kompol Murodih di Jakarta, Selasa (4/3/2025).

Baca Juga

Murodih mengatakan laporan diterima pada Selasa sekitar pukul 15.30 WIB. Pada awalnya, saat itu empat tim relawan sedang melakukan evakuasi lima orang korban banjir menggunakan perahu karet.

"Saat sedang melakukan evakuasi, perahu karet terbalik karena kencangnya arus air sungai," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, warga setempat melaporkan kejadian tersebut Polsek Tebet. Kemudian, para petugas kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk ditindaklanjuti.

"Hingga saat ini, korban masih belum ditemukan dan Basarnas Jakarta Selatan sedang melakukan pencarian," ujarnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apa yang paling menarik bagi Anda tentang Singapura?

1 of 7
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement