
Jumat , 01 Sep 2017, 10:53 WIB
Puluhan Rohingya Tewas Tenggelam Saat Menyelamatkan Diri

Jumat , 01 Sep 2017, 10:42 WIB
Pemerintah Diminta Pertimbangkan Tampung Pengungsi Rohingya

Jumat , 01 Sep 2017, 09:11 WIB
TGB Minta Kotak Amal Hari Ini Disumbang ke Rohingya

Jumat , 01 Sep 2017, 09:02 WIB
Ini Desakan PP Muhammadiyah Terkait Penganiyaan di Rohingya

Jumat , 01 Sep 2017, 08:50 WIB
TGB Sebut Pembantaian Rohingya Sebagai Tragedi Kemanusiaan

Jumat , 01 Sep 2017, 08:34 WIB
Jasad Warga Rohingya Terdampar di Pantai Bangladesh

Jumat , 01 Sep 2017, 07:08 WIB
TGB Ajak Jamaah Sedekah Bantu Rohingya

Jumat , 01 Sep 2017, 00:58 WIB
Puluhan Mayat Anak dan Wanita Rohingya Terdampar di Bangladesh

Kamis , 31 Aug 2017, 18:28 WIB
PKS Minta Kejahatan Kemanusiaan di Rohingya Dihentikan

Kamis , 31 Aug 2017, 16:59 WIB
NU, Muhammadiyah dan Ormas Islam Lain Bersatu Bantu Rohingya

Kamis , 31 Aug 2017, 16:51 WIB
Jangan Sampai Tragedi Muslim Bosnia Terulang di Rohingya

Kamis , 31 Aug 2017, 15:39 WIB
Indonesia Dinilai Punya Modal Kuat untuk Bantu Rohingya

Asas Nonintervensi ASEAN Diminta Dikaji Ulang untuk Rohingya
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR RI Sukamta berpendapat, ASEAN seharusnya bisa memediasi pihak-pihak yang terlibat konflik di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, meskipun terbatas adanya asas noninterferece (asas nonintervensi). Bahkan, menurutnya salah satu jalan yang bisa menyelesaikan konflik tersebut adalah pengkajian ulang terhadap prinsip non-intervensi itu."Setop tindakan kekerasan.Mari kita cari jalan ke luarnya. ASEAN harusnya bisa memediasi, meskipun...

Kamis , 31 Aug 2017, 01:24 WIB
Tuntaskan Kekerasan di Rohingya

Kamis , 31 Aug 2017, 01:12 WIB
DPR Minta Myanmar Hentikan Kekerasan Etnis Rohingya

Rabu , 30 Aug 2017, 20:02 WIB
Kurban dari Indonesia Diharapkan Mampu Redam Pilu Rohingya

Rabu , 30 Aug 2017, 19:18 WIB
Komisi I: Myanmar Harus Hentikan Kekerasan Terhadap Rohingya

Rabu , 30 Aug 2017, 16:28 WIB
Menlu Retno Marsudi akan ke Myanmar Bahas Rohingya

Rabu , 30 Aug 2017, 14:02 WIB
18 Ribu Warga Rohingya Telah Melarikan Diri dari Myanmar

Rabu , 30 Aug 2017, 13:49 WIB
Dhaka Sebut tak Bisa Terima Warga Rohingya Lagi

Rabu , 30 Aug 2017, 13:29 WIB
Inggris Desak DK PBB Lakukan Sidang Bahas Rohingya

Rabu , 30 Aug 2017, 13:26 WIB
Kofi Annan Minta Indonesia Bantu Rohingya

Rabu , 30 Aug 2017, 10:53 WIB
Etnis Rohingya Lebih Butuh Bantuan Politik daripada Logistik

Rabu , 30 Aug 2017, 08:02 WIB
Inggris Serukan Pertemuan PBB untuk Bahas Rohingya

Rabu , 30 Aug 2017, 06:10 WIB
Turki: Negara Muslim tak Boleh Diam Atas Tragedi Rohingya

Pembakaran Desa-Desa Warga Rohingya Kembali Terjadi
REPUBLIKA.CO.ID, MAUNGDAW -- Sejumlah kelompok aktivis hak asasi manusia melaporkan bahwa pembakaran dengan sengaja desa-desa yang menjadi tempat tinggal bagi warga Rohingya di Rakhine, Myanmar terjadi, Selasa (29/8). Pasukan militer negara itu dituding berada di balik peristiwa ini. Banyak bangunan dan area lingkungan warga, khususnya di Maungdaw, utara Rakhine yang terlihat terbakar dan ditunjukkan melalui media sosial. Diyakini pasukan...
Selasa , 29 Aug 2017, 18:30 WIB
Sekjen PBB Prihatin Laporan Kematian Rohingya di Rakhine

Selasa , 29 Aug 2017, 16:48 WIB
Pemuda Muhammadiyah Minta Pemerintah Tegas Soal Rohingya

Selasa , 29 Aug 2017, 15:10 WIB
Krisis Rohingya, Menlu Kontak Myanmar dan Bangladesh

Selasa , 29 Aug 2017, 13:44 WIB
Jazuli Juwaini Interupsi Soal Rohingya Saat Rapat Paripurna

Selasa , 29 Aug 2017, 13:07 WIB
DPR Desak PBB Hentikan Kekerasan di Rohingya

Selasa , 29 Aug 2017, 11:07 WIB
Jazuli Dorong Pemerintah Selamatkan Warga Muslim Rohingya

Selasa , 29 Aug 2017, 10:36 WIB
Indonesia Dorong Hentikan Aksi Kekerasan Terhadap Rohingya

Selasa , 29 Aug 2017, 07:37 WIB
Paus akan Kunjungi Myanmar di Tengah Krisis Rohingya
Selasa , 29 Aug 2017, 06:39 WIB