REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO--Perdana Menteri Mesir, Ahmed Shafiq memperkirakan presiden Hosni Mubarak tidak akan menyerahkan kekuasaan kepada penggantinya, wakil presiden Omar Suleiman.
Demikian kata Shafiq seperti dilaporkan stasiun televisi al-Arabiya. ,,Kami masih memerlukan presiden terkait alasan ketatanegaraan," demikian perdana menteri.
Beredar desas-desus bahwa Mubarak, karena tekanan diplomasi Amerika serta demonstrasi, mempertimbangkan menyerahkan kekuasaan sebelum digelarnya pemilihan presiden yang direncanakan September mendatang.
Mubarak mengangkat Suleiman sebagai wakil presiden 29 Januari lalu. Ia wakil presiden pertama dalam 30 tahun.
sumber : RNW/AFP
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement