Senin 22 Aug 2011 14:24 WIB

Polisi:Zaenal Ubah Redaksional Surat MK

Rep: bilal ramadhan/ Red: taufik rachman

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA- Tersangka baru dalam kasus pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi (MK), Zaenal Arifin Hoesein diperiksa penyidik di Bareskrim Mabes Polri, Senin (22/8). Menurut Polri, Zaenal Arifin dianggap yang menghendaki adanya penambahan suara dalam surat palsu.

"Dari hasil gelar perkara, ada unsur Zaenal yang menghendaki penambahan suara dalam surat palsu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Boy Rafli Amar dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (22/8).

Boy menambahkan dalam analisa fakta-fakta terdapat peran Zaenal Arifin dalam mengkonsep surat yang tersimpan dalam komputer yang saat itu diketik Muhammad Faiz, salah satu staf Sekretaris Jenderal MK.

Dalam surat palsu, politisi Partai Hanura, Dewie Yasin Limpo, ada penambahan suara di tiga kabupaten sehingga memutuskan Dewie sebagai pemilik kursi Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan (Sulsel) 1.