Jumat 12 Apr 2013 06:42 WIB

Bikin Twitter, SBY Tak Takut 'Dibully'

Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono admits that he concerns over political dynamics before general elections in 2014.
Foto: Republika/Aditya Pradana Putra
Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono admits that he concerns over political dynamics before general elections in 2014.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparinga menjelaskan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono siap menerima konsekuensi usai membuat akun twitter.

Menurutnya, orang nomor satu  di Indonesia itu tidak takut dengan segala kritikan, termasuk celotehan bullying yang rentan muncul di media sosial tersebut.

"Presiden menerima semua konsekuensi itu, termasuk yang terburuk dari semuanya, yaitu ia harus melayani ocehan dan celotehan, dari yang lucu tetapi kurang relevan hingga sinisme yang ekstrem,"ujarnya di Jakarta, Jumat (12/4).

Menurutnya, keputusan SBY tersebut tidak lepas dari karakter media sosial yang semakin penting bagi para pemimpin dunia.  "Sebagai ruang publik yang juga memiliki sifat strategis dalam pembentukan opini politik," katanya.

Ia mengemukakan, diskoneksi dengan realitas adalah mimpi buruk yang hendak dicegah oleh Presiden Yudhoyono. "Menerima kritik tajam dari followers adalah bagian dari upaya memelihara koneksi itu," katanya. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement