Rabu 27 Jul 2016 13:43 WIB

Ini Profil Muhadjir Pengganti Anies Baswedan

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Dwi Murdaningsih
Muhadjir Effendy
Foto: dokrep
Muhadjir Effendy

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Muhadjir Effendy  menggantikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. Saat ini Muhadjir menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah bidang  pendidikan, ia juga dikenal sebagai pakar militer.

Saat dikonfirmasi apakah akan menjadi Mendikbud, Muhadjir mengatakan, "Insya Allah," katanya, Rabu, (27/7).

Muhadjir merupakan rektor kelima Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mulai tahun 2000. Dia merupakan seorang sosiolog yang ahli di bidang militer sekaligus merupakan intelektual muslim.  

Karier di UMM diawali sebagai karyawan honorer, dosen, dan kemudian mulai menjabat sebagai Pembantu Rektor III sejak tahun 1984 pada saat rektor dijabat oleh Prof.Malik Fadjar. Pada tahun 1996, dia dipercaya oleh UMM menjadi Pembantu Rektor I dan berakhir pada tahun 2000 saat dia terpilih menjadi rektor.  

Selain mengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMM, Muhadjir juga sebagai dosen tetap di Fakultas Ilmu Pendidikan  Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Malang.

Selain mengabdikan diri di bidang pendidikan, Muhadjir juga dikenal sebagai kolumnis yang banyak menyoroti masalah agama, pendidikan, sosial, politik, dan militer. Kemampuannya menulis esai didasari oleh pengalaman sewaktu mahasiswa sebagai seorang wartawan kampus.

Kegiatan sosial banyak dilakukan dengan perannya sebagai pengurus Muhammadiyah mulai tingkat ranting hingga PP Muhammadiyah. Selain itu juga dipercaya menjadi salah satu anggota Badan Narkotika Nasional, Pendekar Tapak Suci, Pengurus HMI, Dewan Penasehat Asosiasi Wartawan Indonssia wilayah Malang Raya. Ia sempat mengabdikan di bidang politik sebagai salah satu Ketua di Dewan Pakar Golkar daerah Malang.  

Setelah menempuh pendidikan formal mulai SD hingga PGAN enam tahun di daerah asalnya, Muhadjir kemudian melanjutkan kuliah di IAIN Malang dan memperoleh gelar Sarjana Muda (BA) tahun 1978.  Selanjutnya dia menyelesaikan studi dan memperoleh gelar sarjana di IKIP Negeri Malang (sekarang UM) tahun 1982.  Pendidikan strata dua diselesaikan di Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada dan memperoleh gelar magister administrasi publik (MAP) tahun 1996.  

Tahun 2008, Muhadjir berhasil menyelesaikan pendidikan strata tiga pada jurusan ilmu sosial dan memperoleh gelar doktor bidang sosiologi militer di program doktor Universitas Airlangga.  Selain pendidikan formal, dia juga beberapa kali mengikuti kursus di luar negeri, antara lain di National Defence University, Washington DC (1993) dan di Victoria University, British Columbia, Kanada (1991).

Semasa kuliah, Muhadjir menekuni profesi sebagai wartawan di beberapa koran, antara lain Komunikasi yakni koran kampus IKIP Malang sejak tahun 1982, koran Bestari UMM (1986), majalah Semesta Surabaya (1979-1980), koran Warta Mahasiswa (Dirjen Dikti) 1978-1982, koran Mimbar Universitas  Brawijaya (1978-1980), dan Mingguan Mahasiswa (Surabaya) pada tahun 1978.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement