Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Rektor Undip tak Khawatir dengan Masuknya Perguruan Asing

Rabu 12 Feb 2020 07:47 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Ratna Puspita

Rektor Undip, Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum

Rektor Undip, Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum

Foto: Republika/Bowo Pribadi
Perguruan tinggi asing seperti Monash University dari Australia masuk ke Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Prof Yos Johan Utama mengaku tidak khawatir jika perguruan tinggi asing seperti Monash University dari Australia masuk ke Indonesia. Menurutnya, setiap perguruan tinggi memiliki segmen pasar tersendiri untuk menarik masyarakat.

 

"Kami tidak bisa mencegah masuknya investasi asing ke Indonesia salah satunya di bidang pendidikan. Hal tersebut merupakan konsekuensi dari perdagangan dunia. Dari Undip tidak terlalu resah dengan kehadiran universitas asing. Saya yakin setiap universitas mempunyai segmen pasar tersendiri," katanya saat dihubungi Republika, Selasa (11/2).

Baca Juga

Dia pun menyarankan agar universitas dari luar negeri itu harus tetap memberikan pengajaran tentang Pancasila dan Kewarganegaraan. "Lalu, terapkan juga Penelitian Tengah Semester (PTS) seperti di universitas pada umumnya," kata dia.

Ia melanjutkan kalau memang Indonesia ingin berkembang juga di bidang pendidikan maka pemerintah juga bisa mendirikan universitas di negara berkembang. Jangan hanya universitas asing yang masuk ke Indonesia.

Sebelumnya diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyambut baik soal akan dibangunnya Monash University di Indonesia. Keberadaan kampus asal Australia di Tanah Air itu menurut Nadiem bisa ikut meningkatkan kualitas perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

"Kami senang banget mendengar kabarnya, Pak Presiden kan sudah meng-announce, ya," kata Nadiem, ditemui usai konferensi pers dana BOS di Kantor Kementerian Keuangan, Senin (10/2) lalu.

Ia memiliki harapan besar untuk pendidikan tinggi di Indonesia terkait dengan dibangunnya Monash University. Ia menjelaskan, harapan setelah dibangunnya universitas tersebut bisa meningkatkan kolaborasi dengan perguruan tinggi lokal.

Nadiem melanjutkan, kementeriannya sangat mengapresiasi rencana pembangunan Monash University ini. Pihaknya juga bersedia membantu memberikan fasilitas berbagai macam kemitraan antara universitas asing dengan Indonesia. Ke depannya, ia ingin semakin banyak kemitraan antara perguruan tinggi lokal dengan perguruan tinggi yang berkelas dunia.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile