Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

 

11 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Polri Tunggu Data Ante Mortem Tiga Keluarga Korban Kebakaran

Jumat 10 Sep 2021 11:15 WIB

Red: Ani Nursalikah

Polri Tunggu Data Ante Mortem Tiga Keluarga Korban Kebakaran. Keluarga korban kebakaran lapas kelas 1 Tangerang menunggu hasil identifikasi dari Tim DVI Polri di RS Polri, Kramat Jati, di Jakarta, Jumat (10/9/2021). Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyerahkan satu jenazah korban kebakaran Lapas yang telah teridentifikasi atas nama Rudhi bin Ong Eng Cue kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polri Tunggu Data Ante Mortem Tiga Keluarga Korban Kebakaran. Keluarga korban kebakaran lapas kelas 1 Tangerang menunggu hasil identifikasi dari Tim DVI Polri di RS Polri, Kramat Jati, di Jakarta, Jumat (10/9/2021). Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyerahkan satu jenazah korban kebakaran Lapas yang telah teridentifikasi atas nama Rudhi bin Ong Eng Cue kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Foto: ANTARA/GALIH PRADIPTA
Ketiga keluarga korban kebakaran tersebut berdomisili di luar DKI Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri masih menunggu data ante mortem dari tiga keluarga korban kebakaran di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Banten. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menjelaskan ketiga keluarga korban kebakaran tersebut berdomisili di luar DKI Jakarta.

 

"Sekarang masih ditunggu karena ini sehubungan dengan jarak yang di luar Jakarta tentunya perlu perjalanan, perlu komunikasi dengan keluarga," kata Rusdi Hartono di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/9).

Baca Juga

Rusdi menambahkan, Tim DVI terus melakukan koordinasi dengan Lapas Kelas I Tangerang untuk mendatangkan tiga keluarga korban kebakaran yang belum menyerahkan data ante mortem. "Diharapkan tiga keluarga ini bisa memberikan data sehingga data bisa lengkap dan mempermudah Tim DVI dalam menyelesaikan tugas identifikasi," ujar Rusdi.

Rusdi mengatakan secara keseluruhan Tim DVI Mabes Polri telah mengumpulkan 44 sampel DNA dari korban kebakaran Lapas Tangerang untuk keperluan identifikasi. "Sampai saat ini dari Tim DVI khususnya di pos ante mortem telah menerima data dari 35 keluarga. Tim sampai saat ini telah memiliki 44 sampel DNA," ujar Rusdi.

Sebanyak 44 narapidana tewas dalam kebakaran yang terjadi di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Dari jumlah tersebut, 41 jenazah yang tewas kemudian dilakukan proses identifikasi di Rumah RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Satu jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang telah teridentifikasi atas nama Rudi bin Ong Eng Chue dan telah diserahkan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) kepada pihak keluarga di RS Polri Kramat Jati, Jumat tadi. Sementara empat jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang lainnya, atas nama Dian Adi Priyana bin Cholil (44 tahun) warga Cisauk, Banten, Kusnadi bin Rauf (44) warga Pademangan, Jakarta Utara, Mustanil Arifin bin Arwani (50) warga Menteng, Jakarta Pusat, dan Alfin bin Marsum (23) warga Mojokerto, Jawa Tengah.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile