Yusril Siap Bantu Bank Muamalat. Foto: Yusril Ihza Mahendra

Yusril Siap Bantu Bank Muamalat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yusril Ihza Mahendra resmi menjadi pengacara Bank Muamalat Indonesia. Ia menyampaikan akan berusaha menyelesaikan segala aspek hukum dalam dua tahun kedepan."Saya dengan senang hati bergabung dengan sukarela, dan membantu kebutuhan Bank Muamalat terkait aspek hukum," kata dia dalam konferensi pers di Muamalat Tower, Jakarta, Rabu (5/2).Ia berkomitmen untuk ikut membantu bank syariah pertama di Indonesia ini...

MUAMALAT PRIORITAS. CEO Bank Muamalat Achmad K Permana menyampaikan sambutan pada malam Tasyakuran ke-2 Muamalat Prioritas di Jakarta, Selasa (26/2).

Kamis , 23 Jan 2020, 05:44 WIB

Amanat Bernama Bank Muamalat

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan sambutan dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2020 di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Jumat , 17 Jan 2020, 04:50 WIB

OJK: Bank Muamalat Selesai, Tinggal Eksekusi

Petugas memberikan informasi kepada nasabah di Bank Muamalat di Jakarta, Selasa (5/11).

Kamis , 16 Jan 2020, 17:41 WIB

OJK Sebut Ada Tiga Investor Jajaki Bank Muamalat

.

Rabu , 18 Dec 2019, 00:10 WIB

18 Investor Siap Modali Bank Muamalat

Direktur Bank Muamalat Achmad Kusna Permana dan Komisaris Utama Bank Muamalat Ilham Habibie memberikan pernyataan usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Muamalat Tower, Jakarta, Senin (16/12).

Selasa , 17 Dec 2019, 05:32 WIB

Bank Muamalat dan Citra Ekonomi Syariah Indonesia

Bank Muamalat

Selasa , 17 Dec 2019, 05:22 WIB

Bank Muamalat Buka Peluang Kerja Sama dengan BUMN

Bank Muamalat

Senin , 16 Dec 2019, 15:14 WIB

RUPSLB Bank Muamalat Setujui Right Issue

Petugas melayani nasabah di Bank Muamalat di Jakarta, Senin (5/11).

CEO: Bank Muamalat Masih Berjalan Baik dan Normal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menegaskan perusahaan masih menjalankan bisnis secara normal hingga saat ini. CEO PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Achmad K Permana menyampaikan manajemen merasa perlu menyikapi pemberitaan di media massa yang bisa berakhir simpang siur. "Manajemen perseroan menilai sangat perlu untuk memberikan pernyataan agar informasi yang diterima oleh publik berimbang dan tidak bias," kata dia...