
Sabtu , 08 Oct 2022, 07:50 WIB
OJK Ungkap Empat Langkah Mitigasi Jaga Sektor Keuangan

Sabtu , 10 Sep 2022, 06:00 WIB
BI Catat Modal Asing Keluar Rp 1,64 Triliun Selama Satu Pekan

Jumat , 12 Aug 2022, 22:43 WIB
Literasi Investasi Berkelanjutan Ritel Didorong

Jumat , 22 Jul 2022, 05:58 WIB
Investor Asing Tarik Dananya dari Indonesia Rp 30,074 Triliun

Kamis , 23 Jun 2022, 20:54 WIB
BI: Sejak April Sampai 21 Juni, Jumlah Modal Asing Masuk Indonesia 1,5 Miliar Dolar AS

Kamis , 23 Jun 2022, 10:51 WIB
Inflasi dan Resesi Dominasi Prospek, Angkat Risiko Kecelakaan Keuangan

Senin , 13 Jun 2022, 14:25 WIB
Pasca Transisi LIBOR, BI: Stabilitas Pasar Keuangan Tetap Terjaga

Selasa , 31 May 2022, 12:04 WIB
BI Catat Total Aset Industri Asuransi Rp 1.637 Triliun

Selasa , 17 May 2022, 00:51 WIB
Bitcoin di Bawah 30 Ribu Dolar, Regulator Eropa Perbarui Peringatannya

Selasa , 10 May 2022, 12:06 WIB
Fed: Pasar Keuangan Alami Ketegangan di Tengah Konflik Rusia-Ukraina

Selasa , 03 May 2022, 00:50 WIB
Akhir Kebijakan Easy Money Berpotensi Tekan Pasar Keuangan

Rabu , 30 Mar 2022, 06:30 WIB
Lelang SUN, Kemenkeu: Investor Masih Hati-Hati

Dampak Besar Perang Rusia-Ukraina, Saham Komoditas Diuntungkan?
REPUBLIKA.CO.ID, Invasi dan aksi militer Rusia ke wilayah Ukraina turut berdampak terhadap pergerakan pasar keuangan termasuk di Indonesia. Tak heran di hari pertama serangan pasar saham di seluruh dunia mengalami penurunan termasuk IHSG. Namun berbanding terbalik dengan harga komoditas yang umumnya naik pesat. - Hari pertama invasi, Kamis (24/2/2022) IHSG ditutup melemah 2,5 persen. Namun Jumat (25/2/2022) ini menguat 1,03 persen...

Jumat , 04 Feb 2022, 08:33 WIB
Pemerintah Kantongi Rp 25 Triliun dari Hasil Lelang Surat Utang Negara

Jumat , 27 Aug 2021, 13:34 WIB
Mengenal Istilah Tapering dan Imbasnya bagi Indonesia

Rabu , 21 Apr 2021, 14:13 WIB
Memilih Reksa Dana yang Tepat di Tengah Volatilitas Pasar

Kamis , 28 Jan 2021, 17:36 WIB
IHSG Koreksi 2 Persen Terkerek Bursa Global

Senin , 04 Jan 2021, 10:18 WIB
Airlangga: IHSG Diprediksi Tembus 7.000 di Akhir 2021

Rabu , 28 Oct 2020, 13:38 WIB
Covid-19 Jadi Faktor Utama Sentimen di Pasar Keuangan

Kamis , 15 Oct 2020, 16:46 WIB
IHSG Berakhir di Zona Merah Ditekan Sentimen Global

Senin , 28 Sep 2020, 14:22 WIB
Upaya OJK Agar Nasabah tidak Dikejar Bank Saat Pandemi

Sabtu , 26 Sep 2020, 08:35 WIB
Kepala BKF Ungkap Pentingnya Omnibus Law Sektor Keuangan

Jumat , 25 Sep 2020, 08:32 WIB
Setelah Tiga Hari Terpuruk, Harga Emas Menguat

Sabtu , 19 Sep 2020, 09:35 WIB
RI-AS Perkuat Kerja Sama Infrastruktur dan Pasar Keuangan

Senin , 14 Sep 2020, 12:37 WIB
Perusahaan Sekuritas Dorong Penjualan Reksa Dana Online

Senin , 07 Sep 2020, 11:41 WIB
The Fed Pertahankan Suku Bunga Tetap Rendah

Pemerintah Terbitkan Samurai Bonds Sebesar 100 Miliar Yen
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing berdenominasi Yen Jepang sebesar 100 miliar yen. Lima seri Samurai Bonds yaitu RIJPY0723, RIJPY0725, RIJPY0727, RIJPY0730 dan RIJPY0740 memiliki tingkat imbal hasil antara 1,13 persen hingga 1,80 persen dengan tenor 3-20 tahun. "Tenor 3 tahun, 5 tahun, 7 tahun, 10 tahun, 20 tahun dengan kupon masing-masing 1,13...

Selasa , 19 May 2020, 20:02 WIB
BI: Peluang Penguatan Rupiah Masih Terus Terbuka

Selasa , 19 May 2020, 17:19 WIB
BI Dorong Bank Manfaatkan Term Repo untuk Tambah Likuiditas

Selasa , 19 May 2020, 16:35 WIB
OJK akan Lakukan Audit Restrukturisasi Perbankan

Kamis , 14 May 2020, 10:21 WIB
IHSG Lanjutkan Pelemahan

Selasa , 05 May 2020, 18:34 WIB
Ekonomi RI Melambat, Indef: Indikator Makro Belum Kuat

Jumat , 01 May 2020, 13:14 WIB
Indah Kiat akan Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun

Jumat , 01 May 2020, 12:47 WIB
Covid-19 Sebabkan Pembiayaan Baru Adira Finance Turun

Kamis , 30 Apr 2020, 04:45 WIB
BKPM: Investasi Singapura di Indonesia Tinggi

Rabu , 29 Apr 2020, 21:52 WIB