Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Menteri LHK Jamin UU Cipta Kerja tak Munculkan Eksploitasi

Rabu 04 Nov 2020 11:03 WIB

Rep: Sapto Andika Candra / Red: Ratna Puspita

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Siti Nurbaya Bakar

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Siti Nurbaya Bakar

Foto: Republika/Thoudy Badai
Pengaturan pemanfaatan SDA dalam UU Cipta Kerja mengedepankan prinsip kehati-hatian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar memastikan keberadaan Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja tidak akan memicu eksploitasi sumber daya alam (SDA) secara berlebihan. Ia mengungkapkan, pengaturan mengenai pemanfaatan SDA di dalam UU Cipta Kerja tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

 

"Karena prinsip-prinsip dalam UU lingkungan yang sudah ada, tidak diganggu. Yang dibetulin adalah prosedurnya," kata Siti dalam keterangan pers usai rapat terbatas, Selasa (3/11). 

Baca Juga

Dalam implementasi di lapangan, Siti juga memberi jaminan bahwa pemerintah masih memiliki instrumen kontrol untuk memastikan eksplorasi dan eksploitasi SDA tetap sesuai kaidah lingkungan. Pemerintah pun, ujarnya, masih akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan turunan UU Cipta Kerja. 

PP tersebut akan mengatur mengenai batasan dan istrumen kontrol daya dukung serta daya tampung lingkungan. Siti juga menambahkan Kementerian LHK masih berprinsip untuk mengendapkan penegakan hukum terhadap pelanggar aturan. 

Berkaitan dengan penerapan UU Cipta Kerja dalam pemanfaatan SDA ini, Siti memberi contoh pengelolaan perhutanan sosial. Masyarakat di sekitar hutan bisa punya akses ekonomi terhadap hutan untuk kesejahteraan tanpa harus merusak lingkungan. Perhutanan sosial juga punya peran untuk mendorong kinerja ekspor nasional, dari komoditas yang dihasilkan oleh para penggarap. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile