Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

15 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Bertaubat Dapat Meningkatkan Kesehatan Tubuh, Kok Bisa?

Kamis 13 Jan 2022 12:31 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: A.Syalaby Ichsan

Bertaubat. Ilustrasi

Bertaubat. Ilustrasi

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Banyak contoh di zaman Rasulullah yang menerapkan itu

REPUBLIKA.CO.ID, Tak sedikit dalil-dalil agama yang berkaitan dengan anjuran menjaga kesehatan. Namun ternyata terdapat sebuah fakta jika seseorang telah melakukan pertaubatan, sejatinya langkah itu juga akan menghasilkan nilai positif bagi kesehatan tubuhnya.

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 222, Allah SWT berfirman, “Innallaha yuhibuttawwabina wa yuhubbul mutathahirin.” Yang artinya, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.”

Ketua Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) Banten dr Yahmin Setiawan MARS menjelaskan, adanya relevansi antara taubat dengan kesehatan. Menurut dia, Islam merupakan agama yang sangat peduli dengan kesehatan. Maka jika seseorang membersihkan jiwa dan rohaninya dengan jalan bertaubat, maka yang bersangkutan secara psikologis dan spiritual dapat lebih sehat.

“Bertaubat itu bisa berpengaruh pada kesehatan psikologis dan spiritual,” kata Yahmin dalam program Republika Ngaji yang bisa disaksikan di kanal Youtube Republika Official.

 

Dia memberikan contoh bahwa di zaman Rasulullah SAW telah banyak contoh yang diterapkan. Misalnya, tak sedikit para sahabat Nabi yang melakukan muhasabah pada malam hari untuk merenungi apa yang telah dilakukan dan melakukan pertaubatan.

Karena itu, dia menjelaskan, bertaubat juga dapat membersihkan jiwa seseorang dari sikap-sikap yang mengusik psikologisnya yang dapat mempengaruhi fisik. Dalam ayat di atas pun disinggung mengenai orang-orang yang menyucikan diri. Di mana artinya, kata Yahmin, Allah sangat menyukai hamba-Nya yang bersih.

“Menyucikan diri itu termasuk apa ujung-ujungnya? Yang bersih badan, bersih pakaian, bersih lingkungan. Tubuh sehat dengan terhindar dari penyakit dengan senantiasa berhidup bersih,” ungkap dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile