
Sabtu , 16 Oct 2021, 13:48 WIB
Dukung Pemulihan Ekonomi, UNDP Gulirkan 3 Program Wirausaha

Ahad , 10 Oct 2021, 10:11 WIB
Pembebasan PPh UMKM di Bawah Rp 500 Juta Dinilai Tepat

Selasa , 05 Oct 2021, 21:51 WIB
Studi Sebut Covid-19 Lebih Berdampak pada Warga Kulit Hitam

Ahad , 03 Oct 2021, 16:27 WIB
Ekspresi Budaya Sejuta Wanita Merespons Dampak Pandemi

Kamis , 30 Sep 2021, 21:16 WIB
Megawati Ingatkan Kader tak Hanya Pikirkan Politik

Kamis , 23 Sep 2021, 06:24 WIB
Holding UMi Diharapkan Membantu Pelaku Usaha Ultramikro

Ahad , 12 Sep 2021, 20:29 WIB
Pandemi Menguji Naluri 'Ibu Suri'

Kamis , 02 Sep 2021, 19:58 WIB
Alasan Kemendikbud Lakukan Asesmen Nasional Saat Pandemi

Selasa , 31 Aug 2021, 14:20 WIB
Difabel di Balai Wyata Guna Bandung Dapat Bantuan Sembako

Jumat , 27 Aug 2021, 13:57 WIB
Wapres Minta Mensos Segera Selesaikan DTKS

Kamis , 26 Aug 2021, 02:32 WIB
Bantuan Sembako Rumah Zakat Ringankan Beban Masyarakat

Rabu , 25 Aug 2021, 11:17 WIB
Wapres Imbau Pelaku UMKM Segera Vaksinasi Covid-19

Pengamat Minta APBN 2022 Dimaksimalkan untuk Tangani Covid
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengamat ekonomi dan keuangan Bejana Investidata Globalindo, Yanuar Rizky menilai kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 pada pengendalian Covid-19 menjadi kunci utama dalam pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, Yanuar optimistis melihat penanganan dan pengendalian skenario Covid-19 yang tepat, khususnya pada proyeksi pandemi yang akan menjadi endemi di kebijakan APBN pada 2022. (Erlangga Bregas Prakoso/Soni Namura/Farah...

Ahad , 15 Aug 2021, 06:41 WIB
Studi: Bayi yang Lahir Selama Pandemi Ber-IQ Lebih Rendah

Selasa , 10 Aug 2021, 21:07 WIB
Bank Mandiri Hadirkan Program Makan Murah di DigiResto

Selasa , 10 Aug 2021, 18:35 WIB
Kondisi Pasar Modal Tergantung pada Upaya Penanganan Pandemi

Ahad , 08 Aug 2021, 05:14 WIB
Bazas Bagikan Ratusan Gerobak Street Food Bangkitkan UMKM

Senin , 02 Aug 2021, 16:30 WIB
Petani Wanita Sulap Pekarangan Jadi Ladang Penghasilan

Rabu , 28 Jul 2021, 11:49 WIB
IndiHome Alokasikan Bantuan Hingga Rp 420 juta di Kuartal II

Selasa , 27 Jul 2021, 14:21 WIB
Sedekah Benih, Siasat Penuhi Kebutuhan Dapur Saat Pandemi

Selasa , 27 Jul 2021, 12:30 WIB
Vaksin Covid Buatan India Diprediksi Rilis Akhir September

Senin , 26 Jul 2021, 16:47 WIB
In Picture: Pemerintah Bebaskan PPN Sewa Toko Pusat Perbelanjaan

Senin , 26 Jul 2021, 09:07 WIB
In Picture: Bantuan Sembako untuk Ringankan Beban Saat PPKM

Ahad , 25 Jul 2021, 17:07 WIB
Memantau Kesehatan Mental Anak Selama Pandemi

Jumat , 23 Jul 2021, 20:35 WIB
Ratusan Ribu Kasus Covid-19 Terjadi pada Anak 0-18 Tahun

Neraca Dagang Kembali Surplus, BPS: Tetap Waspadai Pandemi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Neraca perdagangan kembali mencatatkan surplus sebesar 2,36 miliar dolar AS pada Mei 2021. Itu memberikan capaian surplus dalam tiga belas bulan terakhir. Meski begitu, BPS meminta agar pemerintah dan pemangku kepentingan tetap mewaspadai dampak pandemi Covid-19. Kepala BPS, Suhariyanto, menyampaikan, surplus neraca dagang pada Mei sebesar 2,36 miliar dolar AS diperoleh dari capaian ekspor sebesar 16,6 miliar dolar...

Jumat , 21 May 2021, 13:10 WIB
Indonesia Rugi Rp 1.356 Triliun Akibat Pandemi

Kamis , 20 May 2021, 14:31 WIB
PKB: Harkitnas 2021 Momentum Bangkit dari Keterpurukan

Sabtu , 15 May 2021, 07:59 WIB
Menilik Dampak Pandemik: dari Ketenagakerjaan ke Kesetaraan
Rabu , 05 May 2021, 23:05 WIB
5 Dampak Pandemi Bagi Pekerja yang Baru Terasa Saat Ini
Rabu , 05 May 2021, 23:04 WIB
5 Dampak Pandemi Bagi Pekerja yang Baru Terasa Saat Ini

Selasa , 04 May 2021, 17:44 WIB
Sri Mulyani: Tantangan Ekonomi Masih Tinggi Hingga 2022

Selasa , 04 May 2021, 10:44 WIB
Solusi Ekonomi Atas Dampak Pandemi Melalui Aggregate Demand

Sabtu , 24 Apr 2021, 09:27 WIB
Menkeu: 93 persen Dampak Pandemi Dirasakan oleh Perempuan

Rabu , 21 Apr 2021, 22:25 WIB