Sabtu 26 Aug 2017 19:10 WIB

BNN Klaim Telah Petakan Artis Terlibat Narkoba

Rep: Ali Mansur/ Red: Hazliansyah
 Kepala BNN Budi Waseso  mengadakan jumpa pers di kediamannya.
Foto: Republika/Maman Sudiaman
Kepala BNN Budi Waseso mengadakan jumpa pers di kediamannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menegaskan tidak segan dalam menindak pelaku bisnis narkoba. Bahkan sekalipun adalah artis terkenal atau bahkan pejabat negara. Terlebih oknum tersebut berani melakukan perlawanan.

"Semua bandar kalau itu melakukan perlawanan ya kita tembak aja lah, artis juga. Saya bilang ke anggota, tembak saja. Tidak usah ragu-ragu, peringatan enggak usah kaki lagi, langsung kepala," ujar pria yang akrab disapa Buwas, saat ditemui di kediamannya di Komplek TNI AD Bulak Rantai Blok G No 86 Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (26/8).

Buwas mengatakan BNN telah melakukan pemetaan peredaran narkoba di kalangan artis dan sudah dilakukan pengawasan. Bahkan tidak hanya artis lokal saja, artis internasional pun tidak luput dari pantauan BNN. Namun Buwas enggan membeberkan artis lokal maupun internasional yang tengah diawasi.

"Beberapa nama sudah sampai. Saya malah ingin ada oknum melakukan perlawanan. Nah itu kita tembak. Itu seru juga kan," tambahnya.

Namun sayangnya, lanjut Buwas, BNN tidak bisa semerta-merta menciduk nama-nama artis yang sudah masuk dalam pemetaan. Kata Buwas, BNN baru bisa melakukan penangkapan apabila sudah ada barang bukti yang berhubungan dengan artis tersebut. Buwas mengaku untuk menemukan bukti tersebut cukup sulit.

"Kalau informasi kita terima, tapi kan kita harus berdasarkan undang-undang, fakta ada buktinya kita harus melihat dulu untuk mendapatkan bukti itu," tutup Buwas.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَمَا تَفَرَّقُوْٓا اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًاۢ بَيْنَهُمْۗ وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَّبِّكَ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى لَّقُضِيَ بَيْنَهُمْۗ وَاِنَّ الَّذِيْنَ اُوْرِثُوا الْكِتٰبَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ لَفِيْ شَكٍّ مِّنْهُ مُرِيْبٍ
Dan mereka (Ahli Kitab) tidak berpecah belah kecuali setelah datang kepada mereka ilmu (kebenaran yang disampaikan oleh para nabi) karena kedengkian antara sesama mereka. Jika tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dahulunya dari Tuhanmu (untuk menangguhkan azab) sampai batas waktu yang ditentukan, pastilah hukuman bagi mereka telah dilaksanakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang mewarisi Kitab (Taurat dan Injil) setelah mereka (pada zaman Muhammad), benar-benar berada dalam keraguan yang mendalam tentang Kitab (Al-Qur'an) itu.

(QS. Asy-Syura ayat 14)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement