Ilustrasi ngaji Alquran.

Kemenag: Kemampuan Baca Tulis Alquran Masyarakat Indonesia Tinggi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama mengatakan, kemampuan masyarakat Indonesia dalam membaca dan menulis Alquran masuk kategori tinggi mencapai 66,038 persen, berdasarkan hasil survei "Potensi Literasi Alquran Masyarakat Indonesia" dilakukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Masyarakat Islam Kemenag pada 2023. "Hasil Indeks Literasi Alquran Tahun 2023 signifikan di angka 66,038 dan dikategorikan tinggi lebih dari 60,00 kategori sedang," kata Direktur Penerangan Agama Islam...

Anak-anak belajar mengaji di Masjid Jami Al-Muttaqien, Cilandak, Jakarta, Selasa (11/1). Belajar mengaji sejak dini bermanfaat bagi anak-anak agar dapat membaca sesuai tajwid yang benar dan mengenalkan nilai-nilai Islam. Banyak Umat tak Bisa Baca Alquran, Sesditjen Bimas: Ada Titik Lemah dalam Bimbingan Agama

Banyak Umat tak Bisa Baca Alquran, Sesditjen Bimas: Ada Titik Lemah dalam Bimbingan Agama

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Sesditjen Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Fuad Nasar menanggapi pernyataan Ketua Umum Yayasan Indonesia Mengaji Komjen Pol (Purn) Syafruddin yang mengatakan 65 persen umat Islam di Tanah Air tidak bisa membaca Alquran. Fuad mengatakan tidak mengomentari soal angka 65 persen umat Islam di Indonesia tidak bisa membaca Alquran. Menurutnya, setiap survei tentu...