
Rabu , 27 Apr 2022, 13:22 WIB
Singapura Eksekusi Mati Warga Malaysia dengan Dakwaan Narkoba

Jumat , 04 Feb 2022, 11:31 WIB
Pasukan Venezuela Dikerahkan ke Perbatasan Kolombia

Jumat , 04 Feb 2022, 08:58 WIB
Kolombia Luncurkan Strategi Baru Hadapi Penyelundupan Narkoba

Kamis , 13 Jan 2022, 17:35 WIB
Perdagangan Obat-Obatan Terlarang dari Afghanistan Naik Signifikan

Selasa , 21 Dec 2021, 16:51 WIB
PBB: Suriah Surga Bagi Tentara Bayaran, Perdagangan Narkoba, dan Terorisme

Ahad , 24 Oct 2021, 16:04 WIB
Kolombia Berhasil Tangkap Gembong Perdagangan Narkoba

Rabu , 11 Aug 2021, 22:20 WIB
Pakar Ingatkan Rutan-Lapas Masih Jadi Bisnis Narkoba

Selasa , 10 Aug 2021, 05:59 WIB
Pemindahan Napi Narkoba ke Nusakambangan Dinilai Formalitas

Kamis , 10 Jun 2021, 14:44 WIB
Perdagangan Narkoba di Asia Meluas di Tengah Pandemi Covid

Selasa , 01 Oct 2019, 10:56 WIB
Pemerintah Guetemala Bakar Ladang Koka 800 Juta Dolar AS

Jumat , 06 Sep 2019, 07:19 WIB
Lima Provinsi di Guatemala Darurat karena Geng Narkoba

Ahad , 14 May 2017, 15:29 WIB
Perempuan Jadi Incaran Pelaku Bisnis Narkoba
Fadli, Bisnis Shabu untuk Biayai Teroris
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Tersangka teroris, Fadli Sadama, melakukan bisnis narkoba jenis sabu-sabu untuk mendanai aksi teroris di Indonesia."Fadli melakukan bisnis sabu-sabu dari Malaysia untuk dijual di Indonesia guna mendanai aksi teroris," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Gories Mere, di Jakarta, Jumat.Uang hasil bisnis narkoba tersebut untuk membiayai aksi teroris merupakan tindak pidana pencucian uang atau "money laundry". Fadli ditangkap...