
Sabtu , 24 Sep 2022, 08:04 WIB
Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional, Relawan Anies: Banyak Warga Tak Punya Rumah

Sabtu , 17 Sep 2022, 12:12 WIB
Menteri Hadi Minta Warga Gili Trawangan Gunakan HGB Tingkatkan Ekonomi

Ahad , 14 Aug 2022, 21:49 WIB
Bertemu Wali Nanggroe, Wamen ATR BPN: Perdamaian Butuh Keadilan dan Kesejahteraan

Selasa , 26 Jul 2022, 19:26 WIB
Menteri ATR/BPN: Pendaftaran Tanah Sudah Rampung 74,8 Persen
Senin , 11 Jul 2022, 21:41 WIB
Bupati: Program PTSL di BPN Kudus Baru Mencapai 5 Persen

Rabu , 16 Mar 2022, 08:59 WIB
BPN Kota Bandung: Ayo Sertifikasi Tanah

Ahad , 13 Mar 2022, 23:51 WIB
Kolaborasi Tanah Untuk Dhuafa

Jumat , 21 Jan 2022, 04:13 WIB
Pemkot Batu Serahkan 138 Sertifikat Redistribusi Tanah

Jumat , 14 Jan 2022, 06:50 WIB
Apakah Lahan tidak Produktif Harus Dizakati?

Senin , 27 Dec 2021, 21:35 WIB
Konsesi Lahan untuk Ormas Islam, Ini Saran Muhammadiyah

Jumat , 17 Dec 2021, 22:10 WIB
Muktamar ke-34 NU Kaji Pengambilan Negara Atas Tanah Rakyat

Jumat , 27 Aug 2021, 05:04 WIB
14 Bidang Aset Tanah Diserahkan Pemkot ke Pemkab Tangerang

Ciptakan Kepastian Hukum, BPN Berantas Mafia Tanah
Ilutrasi. (Foto: SG) JAKARTA, Retizen - Usaha menciptakan kepastian hukum hak atas tanah terus dilakukan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Melalui program tersebut, Kementerian ATR/BPN mampu menerbitkan sertipikat tanah di atas 5 juta sejak tahun 2017 dan hal ini terus dikebut guna mencapai target besar di tahun 2025...

Rabu , 05 Aug 2020, 13:28 WIB
Rumah Zakat Gunakan Lahan Wakaf Bagi Kebun Kelapa Aromatik

Senin , 02 Mar 2020, 22:34 WIB
PTSL Terus Bergulir Mendaftarkan Tanah di Indonesia .

Selasa , 22 Oct 2019, 16:00 WIB
Pemkot Depok Dapat Tambahan Target dari KPK
Selasa , 24 Sep 2019, 16:50 WIB
800 Ribu Bidang Tanah di Majalengka Belum Miliki Sertifikat

Selasa , 20 Aug 2019, 16:35 WIB
JK Panggil Menteri Rapat Bahas RUU Pertanahan

Sabtu , 10 Aug 2019, 19:39 WIB
Sosialisasi Pertanahan di Bandung Barat Mandek

Jumat , 25 Jan 2019, 16:37 WIB
Sebanyak 36 Ribu Bidang Tanah di Tangsel Belum Bersertifikat

Rabu , 28 Nov 2018, 02:28 WIB
BWI: Potensi Wakaf Lahan dan Uang Besar, Sayang tak Optimal

Kamis , 22 Mar 2018, 06:02 WIB
Inti Reforma Agraria adalah Redistribusi Tanah

Rabu , 21 Mar 2018, 23:00 WIB
Kementerian Agraria Dinilai Hanya Laporkan Legalisasi Saja

Senin , 11 Sep 2017, 18:22 WIB
Tanah di Jawa Barat yang Bersertifikat Baru 32 Persen

Ahad , 02 Oct 2016, 21:16 WIB
Keresahan Sekeluarga di Jembrana yang Tanahnya Dibuldoser Pemkab

Perbankan Sulut Keluhkan Tingginya Tarif Notaris
REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Perbankan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengeluhkan tarif notaris yang cukup tinggi sehingga membuat biaya menjadi lebih besar."Perbankan mengeluhkan karena setiap menyalurkan kredit ada biaya yang telah dipatok oleh notatis yakni sebesar 1,5 persen dari total kredit," kata Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut Peter Jacobs saat pertemuan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dengan kalangan perbankan...

Selasa , 17 Feb 2015, 16:33 WIB
Sengketa Tanah Perlu Segera Dibereskan

Senin , 18 Aug 2014, 23:42 WIB
Banyak Tanah di Muarojambi Bersertifikat Daerah Lain

Sabtu , 28 Jun 2014, 07:03 WIB
Pemerintah Pijamkan Tanah untuk Pertanian Warga

Sabtu , 03 May 2014, 23:52 WIB
Belum Dilunasi, Warga Tagih Sisa Pembayaran Bandara Babullah

Jumat , 18 Apr 2014, 00:41 WIB
Ada Pihak yang ‘Kacaukan’ Pembebasan Lahan PLTU Batang

Ahad , 23 Mar 2014, 19:45 WIB
Ulayat: Hak Mendapatkan Air Bersih Masih Terabaikan

Jumat , 21 Mar 2014, 04:21 WIB
Warga Jombor Minta Appraisal Tanah Mereka Ditinjau Kembali

Ahad , 16 Mar 2014, 22:38 WIB
Sewa Tanah Pertambangan tak Hapus Hak Ulayat Aborigin

Selasa , 25 Feb 2014, 14:50 WIB