
Selasa , 21 Sep 2021, 20:40 WIB
Taliban Ganti Nama Universitas Negeri di Kabul

Selasa , 21 Sep 2021, 15:29 WIB
Taliban Umumkan Wakil Menteri, Semuanya Pria

Selasa , 21 Sep 2021, 14:59 WIB
Pakistan Sebut tak Perlu Buru-Buru Akui Pemerintahan Taliban

Selasa , 21 Sep 2021, 13:05 WIB
Ulama Internasional Serukan Taliban Bangun Pemerintahan Adil

Senin , 20 Sep 2021, 15:06 WIB
Taliban Diyakini akan Melunak Meski Ada Golongan Radikal

Senin , 20 Sep 2021, 14:19 WIB
Ulama Internasional Desak Taliban Berkuasa dengan Adil

Senin , 20 Sep 2021, 09:58 WIB
Taliban Klaim Dirikan Pemerintahan Efektif Bagi Perempuan

Sabtu , 18 Sep 2021, 20:43 WIB
Taliban Hapus Kementerian Urusan Perempuan

Jumat , 17 Sep 2021, 11:04 WIB
Kemenkeu Afghanistan Cari Cara Bayar Gaji Pegawai Pemerintah

Kamis , 16 Sep 2021, 15:15 WIB
Nasib Ekonomi Afghanistan di Bawah Pemerintahan Taliban

Kamis , 16 Sep 2021, 14:35 WIB
Guterres: Kapasitas PBB untuk Menangani Afghanistan Terbatas

Kamis , 16 Sep 2021, 14:11 WIB
Diplomat Afghanistan Minta Dunia tak Akui Taliban

Pakistan: AS Harus Tingkatkan Keterlibatan dengan Taliban
REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Pakistan meminta Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan keterlibatan dengan pemerintahan baru Afghanistan yang dipimpin Taliban. Penasihat Keamanan Nasional Pakistan Moeed Yusuf pada Rabu (15/9) mengatakan Pakistan tidak berhenti mengadvokasi penyelesaian politik untuk konflik di Afghanistan.Yusuf mengatakan solusi militer bukan merupakan opsi untuk menyelesaikan konflik di Afghanistan. Belum lama ini, Washington telah menyatakan mereka sedang meninjau hubungannya...

Rabu , 15 Sep 2021, 14:45 WIB
Taliban Gali 1 Ons Emas per Hari di 180 Tempat Berbeda

Rabu , 15 Sep 2021, 13:57 WIB
Taliban Klaim Temukan 6,5 Juta Dolar di Rumah Mantan Wapres

Rabu , 15 Sep 2021, 12:05 WIB
Taliban Janji Distribusi Bantuan Kemanusiaan akan Transparan

Rabu , 15 Sep 2021, 08:43 WIB
EU: Tidak Ada Pilihan Selain Berbicara dengan Taliban

Rabu , 15 Sep 2021, 06:05 WIB
Taliban Dapat Emas Batangan di Rumah Eks Wapres Afghanistan

Rabu , 15 Sep 2021, 04:25 WIB
Wanita Afghanistan di Luar Negeri Tolak Pakaian Serbahitam

Selasa , 14 Sep 2021, 13:06 WIB
AS Serukan Pakistan tak Akui Pemerintahan Taliban

Selasa , 14 Sep 2021, 13:05 WIB
AS Khawatir Pakistan Dukung Taliban

Ahad , 12 Sep 2021, 16:47 WIB
Taliban Klaim Pemerintahannya akan Diakui Internasional

Ahad , 12 Sep 2021, 09:03 WIB
Ratusan Wanita Bercadar Lakukan Aksi Dukung Taliban

Ahad , 12 Sep 2021, 01:47 WIB
PBB: Taliban Jangan Lakukan Kekerasan terhadap Jurnalis

Sabtu , 11 Sep 2021, 23:05 WIB
Pakistan: Dunia Berhati-Hati Terhadap Pemerintahan Taliban

Taliban Tembak Mati Keluarga Mantan Wapres Afghanistan
REPUBLIKA.CO.ID, KABUL - Taliban menembak mati saudara laki-laki dari mantan wakil presiden (wapres) Afghanistan Amrullah Saleh. Dia dieksekusi bersama sopirnya di provinsi Panjshir utara. Shuresh Saleh mengatakan pamannya Rohullah Azizi sedang pergi ke suatu tempat dengan mobil pada Kamis (9/9). Ketika itu Taliban menghentikan kendaraannya di sebuah pos pemeriksaan. "Seperti yang kami dengar saat ini Taliban menembaknya dan sopirnya...

Jumat , 10 Sep 2021, 13:22 WIB
Utusan PBB Minta Taliban Diberi Kesempatan

Jumat , 10 Sep 2021, 11:10 WIB
Musisi Afghanistan Menunggu Nasib

Kamis , 09 Sep 2021, 20:18 WIB
China Beri 31 Juta Dolar AS Bantuan Darurat ke Afghanistan

Kamis , 09 Sep 2021, 18:32 WIB
Iran Sindir Pakistan Terkait Intervensi Afghanistan

Kamis , 09 Sep 2021, 13:16 WIB
AS Belum Ada Rencana Mengakui Pemerintahan Afghanistan

Kamis , 09 Sep 2021, 13:15 WIB
Taliban Izinkan 200 Warga Sipil AS dan Negara Lain Keluar

Kamis , 09 Sep 2021, 12:03 WIB
China Beri 3 Juta Vaksin Covid-19 ke Afghanistan

Kamis , 09 Sep 2021, 11:53 WIB
China Siap Jalin Komunikasi dengan Pemerintahan Taliban

Kamis , 09 Sep 2021, 09:07 WIB