Warga Israel menyambut suka cita pembebasan warga Israel yang menjadi sandera Hamas di Tel Aviv, Israel, Jumat (24/11/2023). Israel dan Hamas sepakat untuk melakukan pembebasan sandera sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata selama empat hari. Sebanyak 50 sandera Israel dibebaskan oleh Hamas dan 150 wanita Palestina serta anak-anak yang ditahan di penjara Israel dibebaskan oleh Israel.

Keluarga Sandera Israel Desak Netanyahu Hentikan Perang dan Memulai Negosiasi

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Warga Israel yang anggota keluarganya disandera Hamas meminta pemerintah menghentikan perang dan mulai bernegosiasi. Mereka meminta pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggunakan dialog untuk membebaskan anggota keluarga mereka. Hal ini disampaikan setelah tentara Israel mengaku membunuh tiga orang sandera di teritori Palestina. "Kami hanya menerima jenazah, kami ingin kalian menghentikan perang dan memulai negosiasi," kata salah...

Pejuang Hamas, ilustrasi. Tudingan Hamas teroris dinilai sangat tidak tepat

Mantan Aktivis HMI Sayangkan Pembela Uighur yang Tuding Hamas Teroris

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Siswanto Rusdi, mengkritik pembela Muslim Uighur, Abdulhakim Idris, karena menuding Hamas sebagai teroris.  Menurut dia, Abdulhakim merupakan penggagas gerakan Center For Uyghur Studies (CUS) dan kini menjadi salah satu tokoh Islam yang menentang gerakan Hamas di Palestina.   "Lewat beberapa artikelnya, Abdulhakim memojokkan Hamas di Palestina. Rekam jejaknya sebagai pembela umat Muslim Uighur...