
Selasa , 16 May 2017, 15:02 WIB
Taufik Kurniawan Tolak Revisi Pasal Penodaan Agama

Selasa , 16 May 2017, 14:35 WIB
Jenguk Ahok, Kuasa Hukum Rundingkan Banding

Selasa , 16 May 2017, 12:48 WIB
Fahmi Salim: Aksi Bela Ahok Berdampak pada Separatisme di Daerah

Selasa , 16 May 2017, 12:39 WIB
Wakil Ketua DPR: Rakyat Jangan Terbuai dengan Opini Intoleransi

Selasa , 16 May 2017, 11:55 WIB
Jaksa Penuntut Ahok Banding, Pengamat: Logika Hukum Macam Apa?

Selasa , 16 May 2017, 11:54 WIB
Pemerintah Diminta Jembatani Masyarakat Pro dan Anti-Ahok Lewat Dialog

Selasa , 16 May 2017, 11:51 WIB
Pimpinan SKPD Ramai-Ramai Jenguk Ahok

Selasa , 16 May 2017, 10:31 WIB
Keluarga Cendana Terima Keluhan Masjid Al Hikmah Belanda Dipakai Aksi Bela Ahok

Selasa , 16 May 2017, 10:14 WIB
Djarot ke Mako Brimob Ingin Sampaikan Salam Warga untuk Ahok

Selasa , 16 May 2017, 09:57 WIB
'Siapa Pun Harus Taat Hukum'

Selasa , 16 May 2017, 09:55 WIB
Lilin-Lilin Amnesia dan Rekayasa Pembalikan Fakta

Selasa , 16 May 2017, 08:57 WIB
Soal Ancaman Ahok Dibunuh, Ini Kata Wiranto

Banding Jaksa Penuntut Umum Atas Vonis Ahok Dinilai tidak Relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar Hukum Pidana dari Universitas Islam Indonesia, Mudzakir, menilai upaya banding dari jaksa penuntut umum (JPU) atas vonis Hakim kepada terpidana penghinaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sangat tidak relevan. "Jaksa harusnya setuju ketika hakim memvonis terdakwa terbukti bersalah sesuai dakwaan jaksa. Maka apa pun putusan yang dijatuhkan hakim sebenarnya sudah tidak relevan bagi jaksa untuk melakukan...

Selasa , 16 May 2017, 01:04 WIB
GNPF: Tak Lazim JPU Ikut Banding Ketika Vonis Lebih Berat dari Tuntutan

Senin , 15 May 2017, 23:51 WIB
JPU Ajukan Banding, Pengamat: Cermin Penegakan Hukum yang Diintervensi

Senin , 15 May 2017, 20:13 WIB
Polda Metro tak Mendengar Ada Ancaman Pembunuhan Terhadap Ahok

Senin , 15 May 2017, 20:11 WIB
JPU Ajukan Banding, Pengamat: Itu Ironi

Senin , 15 May 2017, 15:45 WIB
Soal Maraknya Aksi Lilin, Ini Komentar MUI

Senin , 15 May 2017, 14:24 WIB
JK: Semua Etnis Cina di Makassar Itu Teman Saya

Senin , 15 May 2017, 14:04 WIB
Pihak Asing Ditarik dalam Kasus Ahok, Ini Tanggapan MUI

Senin , 15 May 2017, 11:54 WIB
DMI: Tidak Benar Umat Islam Kurang Pancasilais

Senin , 15 May 2017, 11:20 WIB
Menag: Diperlukan Hukum yang Mengatur Penodaan Agama

Senin , 15 May 2017, 10:37 WIB
Publik Dinilai Belum Dapat Terima Alasan Pemindahan Ahok ke Mako Brimob

Senin , 15 May 2017, 10:09 WIB
Ahok Diancam akan Dibunuh, Ini Kata Djarot

Senin , 15 May 2017, 08:40 WIB
Aliansi Advokat Muslim Minta Jaksa Agung Periksa JPU Kasus Ahok

Ahad , 14 May 2017, 23:23 WIB
Muhaimin: Setop Bawa Sentimen di Pilkada DKI ke Daerah Lain

Ahad , 14 May 2017, 21:13 WIB
Pengamat: Pasal Penodaan Agama Justru Bisa Jaga Kerukunan Bangsa

Merekatkan Kembali Bangsa Pascavonis Ahok, Ini Saran HNW
REPUBLIKA.CO.ID, CIAMIS -- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Hidayat Nur Wahid ikut mengikuti arus perkembangan masyarakat pascavonis yang dijatuhkan pada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurutnya, dibutuhkan langkah untuk kembali merekatkan bangsa Indonesia. Politikus PKS ini mengatakan, langkah pemerintah sudah baik dengan meminta masyarakat menerima proses hukum. Hanya saja, ia menawarkan supaya Presiden mau mengumpulkan tokoh pendukung Ahok. Tujuannya agar para...

Ahad , 14 May 2017, 09:03 WIB
Efek Pilkada Jakarta

Ahad , 14 May 2017, 02:40 WIB
Suporter Persib 'Saling Serang' dengan Pendukung Ahok

Ahad , 14 May 2017, 00:00 WIB
Kelompok Gusdurian di Kuala Lumpur Beri Dukungan untuk Ahok

Sabtu , 13 May 2017, 20:06 WIB
MPR Tegas Tolak Penghapusan Pasal Penistaan Agama

Sabtu , 13 May 2017, 19:58 WIB
Pengamat: Perjuangkan Penangguhan Penahanan Ahok Lewat Jalur Hukum

Sabtu , 13 May 2017, 19:49 WIB
Penerapan Aturan Unjuk Rasa Harus Sama untuk Semua Pihak

Sabtu , 13 May 2017, 19:38 WIB
Pengamat: Demo Tuntut Penahanan Ahok Ditangguhkan tak Perlu Dilakukan

Sabtu , 13 May 2017, 18:21 WIB
Dikritik Asing Soal Vonis Ahok, HNW Harap Jokowi Istikamah

Sabtu , 13 May 2017, 17:53 WIB