
Sabtu , 17 Jun 2023, 07:57 WIB
Tak Kunjung Bisa Awasi Data Caleg, Bawaslu Ancam Perkarakan KPU

Jumat , 16 Jun 2023, 20:52 WIB
Bawaslu Terancam Kehilangan 7.000 Pegawai Akibat Penghapusan Honorer

Selasa , 13 Jun 2023, 11:38 WIB
Bawaslu Khawatir Ada Pemilih Gaib

Senin , 12 Jun 2023, 09:30 WIB
Wajib Lapor Sumbangan Kampanye Dihapus, Bawaslu Akui Kesulitan Mengawasi

Selasa , 11 Apr 2023, 14:11 WIB
Bawaslu Sulteng Diduga Tilap Uang Hibah Rp 56 Miliar

Senin , 27 Mar 2023, 12:02 WIB
Bawaslu Kaji Dugaan Pelanggaran Bagi-Bagi Amplop Berlogo PDIP di Masjid

Jumat , 17 Mar 2023, 16:05 WIB
Absen Rapat di Komisi II DPR, Ketua Bawaslu Jelaskan Sedang di Luar Negeri

Jumat , 17 Mar 2023, 14:33 WIB
Bawaslu Akui Khawatir Isu Penundaan Pemilu Terus 'Digoreng'

Rabu , 01 Feb 2023, 17:34 WIB
Bawaslu Tunggu Sidang DKPP Soal Dugaan Kecurangan Manipulasi Data KPU

Selasa , 27 Dec 2022, 11:36 WIB
Bawaslu Belum Temukan Partai Lain Ganggu Verifikasi Ulang Partai Ummat

Selasa , 20 Dec 2022, 15:51 WIB
Bawaslu Ingatkan Politik Praktis di Tempat Ibadah tak Diperkenankan

Selasa , 20 Dec 2022, 15:04 WIB
Bawaslu Tegaskan tak Ada Penundaan Pemilu 2024

Bawaslu: Hubungan Pemilu dan Perempuan Sangat Erat
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja mendorong keterlibatan lebih aktif dari perempuan dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024. Sebab, ia menerangkan bahwa hubungan antara perempuan dan kontestasi lima tahunan tersebut sangat erat. Bagja menjelaskan, pemilu adalah forum di mana masyarakat memilih langsung calon pemimpinnya mulai dari pemilihan di tingkat eksekutif, seperti memilih presiden dan kepala daerah, serta...

Rabu , 07 Dec 2022, 00:40 WIB
Pemilih Calon Anggota DPD Rendah, Bawaslu Minta Calon Senator Gencar Kampanye

Jumat , 30 Sep 2022, 12:38 WIB
Usai Temuan Video Call, Bawaslu Minta KPU Verifikasi Partai Sesuai Prosedur

Kamis , 22 Sep 2022, 18:51 WIB
Bawaslu Minta Masyarakat Laporkan Pencatutan Data oleh Parpol

Selasa , 20 Sep 2022, 12:43 WIB
Bawaslu akan Tindak Buzzer yang Mainkan Isu SARA Saat Pemilu

Jumat , 26 Aug 2022, 00:42 WIB
KPU Pertanyakan Bawaslu tidak Pakai PKPU Periksa Pelanggaran Pemilu

Kamis , 28 Jul 2022, 05:11 WIB
Bawaslu Minta Waspadai Empat Tahapan Pemilu Ini

Senin , 11 Jul 2022, 00:47 WIB
Bawaslu Revisi dan Evaluasi Regulasi Pengawasan Jelang Pemilu 2024

Jumat , 08 Jul 2022, 13:30 WIB
Bawaslu Belum Juga Dapat Akses Sipol

Rabu , 13 Apr 2022, 05:40 WIB
Bagja: Bawaslu-DPR Bahas PKPU dan Anggaran Pemilu Hari Ini

Selasa , 12 Apr 2022, 22:28 WIB
Rahmat Bagja Terpilih Sebagai Ketua Bawaslu Periode 2022-2027

Rabu , 09 Mar 2022, 12:29 WIB
Bawaslu: Belum Ada Perubahan Tanggal Pemungutan Suara Pemilu 2024

Jumat , 18 Feb 2022, 04:22 WIB
Rahmat Bagja Nilai Tahapan Fit and Proper Sesuai Prosedur

Rabu , 30 Jun 2021, 14:07 WIB
Kantor Bawaslu dan KPU Yalimo Dibakar Usai Putusan MK

Kamis , 09 Jul 2020, 18:40 WIB
Pilkada 2020, Bawaslu Ingatkan ASN Hati-Hati Gunakan Medsos

Bawaslu Setuju Pilkada Dibiayai APBN
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), setuju dengan usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal pilkada yang mestinya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Bawaslu, hal ini bisa menghindari lobi-lobi yang merugikan. Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan seharusnya ada standar soal pembiayaan pilkada. "Kami setuju dengan usulan KPU. Supaya tidak seperti ini harus lobi-lobi DPRD. Kasihan teman-teman...

Selasa , 19 Mar 2019, 14:31 WIB
Bawaslu Kritisi Pelaksanaan Coklit oleh KPU

Ahad , 10 Mar 2019, 02:00 WIB
KPU: Lembaga Pengawas ASN Sekiranya Bekerja Aktif

Senin , 25 Feb 2019, 21:24 WIB
Bawaslu: Penolakan terhadap Sandi tak Boleh Terjadi

Senin , 11 Feb 2019, 17:38 WIB
Bawaslu: Ustaz Boleh Kampanye Asal Sesuai Aturan

Senin , 05 Nov 2018, 19:37 WIB
'Jangan Jadikan Bawaslu Sebagai Alat Tumbangkan Lawan'

Rabu , 10 Oct 2018, 18:18 WIB
Bawaslu: Kampanye di Tempat Pendidikan itu Langgar Aturan

Selasa , 04 Sep 2018, 06:16 WIB
Bacapres-cawapres Dilarang Lakukan Ini Sebelum Masa Kampanye

Senin , 03 Sep 2018, 14:25 WIB
Bawaslu Siap Koreksi Jika MA Larang Eks Koruptor Nyaleg

Senin , 03 Sep 2018, 13:42 WIB