
Jumat , 17 Jun 2022, 10:32 WIB
Junta Myanmar Dukung Rencana Eksekusi Dua Tokoh Demokrasi

Rabu , 15 Jun 2022, 07:30 WIB
Laporan PBB Ungkap Kematian Anak Akibat Kekerasan Junta Myanmar

Senin , 13 Jun 2022, 07:23 WIB
Diplomat AS: Junta Myanmar tak Bisa Kalahkan Pemberontak

Ahad , 12 Jun 2022, 16:53 WIB
Diplomat AS: Militer Myanmar Kesulitan Kalahkan Pemberontak

Sabtu , 04 Jun 2022, 06:08 WIB
Dua Aktivis Myanmar akan Dieksekusi Mati

Sabtu , 04 Jun 2022, 02:40 WIB
Junta Militer: Aktivis Demokrasi Myanmar akan Jalani Hukuman Mati

Ahad , 29 May 2022, 13:30 WIB
Sejak Kudeta, Menstruasi Jadi Mimpi Buruk Bagi Perempuan Myanmar

Selasa , 29 Mar 2022, 03:05 WIB
Militer Myanmar tidak akan Berunding dengan Pasukan Oposisi

Kamis , 24 Mar 2022, 20:23 WIB
Junta Myanmar Bantah Genosida Rohingya

Rabu , 23 Mar 2022, 21:05 WIB
Myanmar Tolak Pelabelan AS Soal Genosida Rohingya

Rabu , 23 Mar 2022, 17:54 WIB
Utusan ASEAN Ingin Diberi Akses Bertemu Suu Kyi

Jumat , 04 Mar 2022, 23:35 WIB
Utusan Khusus ASEAN akan ke Myanmar Akhir Bulan Ini

Pelapor PBB: China dan Rusia Terus Pasok Senjata ke Junta Myanmar
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK – Pelapor khusus PBB untuk situasi hak asasi manusia di Myanmar, Tom Andrews, mengatakan Rusia, China, dan Serbia terus memasok persenjataan ke junta Myanmar. Senjata-senjata tersebut yang digunakan untuk menyerang massa demonstran penentang kudeta militer tahun lalu.Dalam laporan yang dirilis pada Selasa (22/1), Andrews menyoroti keterlibatan Rusia dan China sebagai dua anggota tetap Dewan Keamanan PBB...

Jumat , 18 Feb 2022, 16:06 WIB
Kehadiran Junta Militer Myanmar di Mahkamah Internasional Tuai Kritik

Kamis , 03 Feb 2022, 17:44 WIB
RI: Hanya Perwakilan Nonpolitis Myanmar yang Diundang Retret Menlu ASEAN

Kamis , 03 Feb 2022, 15:22 WIB
Kamboja tak Undang Junta Myanmar ke Pertemuan Retret Menlu ASEAN

Selasa , 25 Jan 2022, 18:56 WIB
PM Kamboja akan Sambut Junta Myanmar ke ASEAN dengan Syarat

Jumat , 21 Jan 2022, 08:29 WIB
Militer Myanmar Lagi-Lagi Tangkapi Jurnalis

Sabtu , 15 Jan 2022, 11:31 WIB
Suu Kyi Hadapi Lima Tuduhan Baru Terkait Korupsi

Kamis , 13 Jan 2022, 23:24 WIB
Utusan PBB Desak ASEAN Lakukan Pendekatan Inklusif Sikapi Myanmar

Jumat , 07 Jan 2022, 14:28 WIB
Ketua ASEAN Disambut Karpet Merah Junta Myanmar, Didemo Rakyat

Kamis , 30 Dec 2021, 17:50 WIB
Pemberontak Myanmar Kubur 30 Korban Serangan Biadab

Kamis , 30 Dec 2021, 16:34 WIB
Dewan Keamanan PBB Kutuk Pembantaian di Myanmar

Rabu , 29 Dec 2021, 14:19 WIB
Staf Save the Children Dipastikan Tewas Dibunuh dan Dibakar di Myanmar

Selasa , 28 Dec 2021, 14:24 WIB
Aktor Terkenal Myanmar Divonis Penjara karena Lawan Junta Militer

Selasa , 28 Dec 2021, 04:19 WIB
Pejabat PBB Ngeri Mendengar Kabar Pembunuhan 35 Warga Myanmar

Staf Save the Children Hilang dalam Serangan Militer Myanmar
REPUBLIKA.CO.ID, NAYPYIDAW -- Badan amal internasional Save the Children mengatakan dua stafnya hilang di Myanmar, Sabtu (25/12). Laporan ini muncul setelah lebih dari 30 mayat ditemukan menyusul serangan yang diduga dilakukan oleh militer.Menurut Save the Children, tentara memaksa orang-orang keluar dari mobil, menangkap beberapa, membunuh yang lain dan membakar tubuh mereka di negara bagian Kayah timur. Anak-anak dan perempuan...

Selasa , 07 Dec 2021, 01:54 WIB
Suu Kyi Divonis 4 Tahun Penjara, Ini Daftar Dakwaannya

Selasa , 23 Nov 2021, 22:35 WIB
Indonesia Meminta Junta Myanmar Patuhi Komitmen

Selasa , 23 Nov 2021, 15:43 WIB
Goyang Militer, Oposisi Myanmar Kumpulkan 6,3 Juta Dolar AS

Sabtu , 13 Nov 2021, 00:55 WIB
Wartawan AS Dihukum 11 Tahun Penjara di Myanmar

Rabu , 10 Nov 2021, 13:15 WIB
Junta Myanmar Dakwa Jurnalis AS dengan Pasal Terorisme

Rabu , 10 Nov 2021, 12:03 WIB
Anggota Partai Aung San Suu Kyi Divonis 90 Tahun Penjara

Selasa , 09 Nov 2021, 15:35 WIB
ASEAN Menekan, Junta Myanmar Mencengkeram

Selasa , 02 Nov 2021, 05:00 WIB
AS Prihatin Junta Myanmar Tingkatkan Operasi Militer

Sabtu , 30 Oct 2021, 20:40 WIB